Cashless : Journal of Sharia Finance and Banking| Page : 23-32 Vol. 03 No. 02 Oktober 2025 | e-ISSN/p-ISSN : 2988-1390/ 2988-1382 https://ejournal.unupasuruan.ac.id/index.php/cashless DOI : https://doi.org/10.55757/cashless.v3i2.1164 Pengaruh Content Marketing dan Influencer Marketing Terhadap Purchase Decision pada E-Commerce Shopee di Kabupaten Pasuruan Nur ‘Aini Salsabila Universitas Wijaya Putra Surabaya Email : salsabilanaz70@gmail.com Korespondensi: salsabilanaz70@gmail.com Submit : 21/08/2025 | Revission : 01/09/2025 | Accept : 28/09/2025 | Publish : 09/10/2025 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Content Marketing dan Influencer Marketing terhadap Keputusan Pembelian di kalangan pengguna e-commerce Shopee di Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 100 pengguna Shopee aktif di Kabupaten Pasuruan, yang dipilih menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Content Marketing memiliki pengaruh parsial yang signifikan terhadap Keputusan Pembelian, begitu pula Influencer Marketing. Secara simultan, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan konten pemasaran yang relevan dan kolaborasi dengan influencer yang kredibel dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Kata kunci: Content Marketing, Influencer Marketing, Keputusan Pembelian, E-commerce, Shopee Abstract This study aims to analyze the influence of Content Marketing and Influencer Marketing on Purchase Decisions among Shopee e-commerce users in Pasuruan Regency. This study employs an quantitative associative approach, with data collected through questionnaires distributed to 100 active Shopee users in Pasuruan Regency, selected using purposive sampling. The data analysis technique used was multiple linear regression assisted by SPSS version 30. The results show that Content Marketing has a significant partial effect on Purchase Decisions, as does Influencer Marketing. Simultaneously, both variables have a significant influence on Purchase Decisions. These findings indicate that the use of relevant marketing content and collaboration with credible influencers can enhance consumer purchasing decisions. Keyword : Content Marketing, Influencer Marketing, Purchase Decision, E-commerce, Shopee How to Cite this article (APA 7 th Edition): Salsabila, N. ‘A. (2025). Pengaruh content marketing dan influencer marketing terhadap purchase decision pada e-commerce Shopee di Kabupaten Pasuruan. Cashless: Journal of Sharia Finance and Banking, 3(2), 1–13. https://doi.org/10.55757/cashless.v3i2.1164 Copyright © 2026 The Author(s) | Published by: Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan Nur ‘Aini Salsabila Pendahuluan Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam dunia pemasaran, termasuk munculnya strategi content marketing dan influencer marketing. Dalam era digital ini, konsumen tidak hanya mencari informasi produk, tetapi juga dipengaruhi oleh konten informatif dan promosi dari tokoh yang mereka percayai di media sosial. Hal ini sejalan dengan karakteristik e-commerce seperti Shopee, yang mengintegrasikan kedua strategi tersebut untuk mendorong keputusan pembelian secara efektif. Shopee, sebagai salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia, telah mengalami pertumbuhan pesat sejak kehadirannya pada tahun 2015. Melalui berbagai promosi, kolaborasi dengan influencer, serta konten menarik yang ditampilkan di media sosial dan aplikasinya, Shopee berhasil menarik minat konsumen dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Pasuruan. Daerah ini merupakan salah satu wilayah strategis di Jawa Timur dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan penetrasi internet yang tinggi, menjadikannya pasar potensial bagi platform e-commerce. Dalam konteks tersebut, muncul fenomena bahwa strategi pemasaran digital seperti content marketing dan influencer marketing memiliki pengaruh yang beragam terhadap keputusan pembelian konsumen. Beberapa penelitian menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dari kedua strategi ini, namun sebagian lainnya menunjukkan hasil yang tidak konsisten, tergantung pada kualitas konten, kredibilitas influencer, serta kesesuaian dengan target audiens. Perbedaan hasil ini memunculkan celah penelitian (research gap) yang menarik untuk dikaji lebih lanjut. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dan influencer marketing terhadap purchase decision pada e-commerce Shopee di Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai efektivitas kedua strategi digital marketing tersebut dalam mendorong keputusan pembelian konsumen pada era ekonomi digital saat ini. 24 | Vol. 03 No. 02 0ktober 2025 Pengaruh Content Marketing dan …. Bahan dan Metode Metode penelitian yang saya terapkan pada penelitian ini ialah asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif menurut (Afif et al., 2023: 685) ialah salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitian, baik tentang tujuan penelitian, subjek penelitian, objek penelitian, sampel data, sumber data, maupun metodologinya (mulai pengumpulan data hingga analisis data). Sedangkan penelitian asosiatif menurut (Wahyuni et al., 2025: 3) ialah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Hasil penelitian ini akan dapat digunakan untuk membangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan, memprediksi, dan mengontrol suatu gejala. Variabel yang saya gunakan dalam penelitian ini ialah purchase decision sebagai variabel dependen, content marketing dan influencer marketing sebagai variabel independent. Tabel 1. Variabel dan Definisi Operasional Variabel No 1 Variabel Purchase Decision Definisi Operasional Variabel Keputusan pembelian adalah bagian dalam proses pengambilan Indikator 1. Trust in a produc (Kepercayaan terhadap suatu keputusan yang dilakukan oleh produk) 2. Stability in konsumen yang purchasing a berbeda-beda sesuai product dengan tingkah laku (Stabilitas dalam keputusan pembelian. pembelian suatu Pengambilan keputusan produk) konsumen meliputi 3. Speed in making segala proses yang Decisions dilalui konsumen dalam (Kecepatan dalam mencari solusi, mengambil mengenali masalah, keputusan) evaluasi berbagai & Permadi, 2024: 127) alternatif, memilih pilihan-pilihan pembelian mereka Vol. 03 No. 02 Oktober 2025 | 25 Nur ‘Aini Salsabila (Alfifto et al., 2022: 280) 2 Content Markrting Content marketing adalah pendekatan pemasaran yang melibatkan pengembangan atau pembuatan konten yang disajikan dengan tujuan menginformasikan target pembeli. (Dewi et al., 2023: 180) 1. Relevansi 2. Akurasi 3. Bernilai 4. Mudah dipahami 5. Mudah Ditemukan Konsisten (Febriana et al., 2024: 22) 3 Influencer Marketing Pemasaran influencer adalah salah satu strategi pemasaran suatu perusahaan dengan mengundang influencer untuk bekerja sama dengan tujuan meningkatkan kesadaran merek dan penjualan yang disesuaikan kepada target pasar tertentu. (Wilis & Faik, 2022: 157) 1. Attractiveness (Daya tarik) 2. Trustworthi-ness (kepercayaan) 3. Expertise (keahlian) (Wilis & Faik, 2022: 157) Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna aktif shopee di Kabupaten Pasuruan yang pernah melihat konten pemasaran dan/atau influencer marketing shopee di media sosial atau aplikasi dan melakukan pembelian. Sampel diambil dari populasi pengguna shopee dengan kriteria tertentu, yaitu: 1. Pernah berbelanja di shopee selama 6 bulan terakhir 2. Pernah melihat konten promosi shopee di media sosial (Instagram, TikTok, YouTube, dll) 3. Usia minimal 17 tahun (pengguna aktif dan sadar atas keputusan pembelian) Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini ialah purposive sampling. Dikarenakan populasi pengguna shopee di Pasuruan tidak diketahui jumlah 26 | Vol. 03 No. 02 0ktober 2025 Pengaruh Content Marketing dan …. .365 pastinya, serta mempertimbangkan keterbatasan waktu, biaya, dan akses dalam proses penelitian, maka jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 responden. Penentuan jumlah 100 responden ini mengacu pada teknik Roscoe, yaitu “Ukuran sampel yang layak dalam penelitian adalah antara 30 sampai dengan 500” (Amin et al., 2023: 29). Selain itu juga mengacu pada “teknik Maximum Likelihood Estimation (ML) dimana estimasinya yakni 100-500.” (Arista & Fikriyah, 2022: 458). Berdasarkan teori tersebut, maka jumlah 100 responden dinilai cukup memadai untuk mewakili populasi dalam penelitian ini. Responden akan diberikan kuesioner berupa google form yang dikirim melalui media sosial untuk memberikan tanggapan terhadap kuesioner dengan skala yang telah ditentukan oleh peneliti. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuesioner (angket). Pada penelitian ini, peneliti menggunakan instrument berupa kuesioner dengan skala likert dengan 5 opsi jawaban (Sangat tidak setuju, tidak setuju, cukup setuju, setuju, sangat setuju). Serta mendokumentasikan atau merekap hasil jawaban dari kuesioner yang telah dibagikan kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis regresi linier berganda. Selain itu dalam penelitian ini juga akan dilakukan uji hipotesis, yaitu uji t dan uji F. Results/Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 2. Analisis Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Model B Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta t Sig. 1 (Constant) 5.531 1.911 2.894 .005 Content Marketing .183 .066 .344 2.777 .007 Influencer Marketing a. Dependent Variable: Purchase Decision .126 .360 2.899 .005 Model Regresi: Y = a + b1X1 + b2X2 Y = 5,531+ 0,183(X₁) + 0,365(X₂) Dari hasil pada tabel tersebut dapat dijelaskan bahwa: Vol. 03 No. 02 Oktober 2025 | 27 Nur ‘Aini Salsabila a. Nilai a sebesar 5,531 merupakan konstanta atau keadaan saat variabel purchase decision belum dipengaruhi oleh variabel lainnya, yaitu variabel content marketing (X1) dan variabel influencer marketing (X2). Jika variabel independen tidak ada, maka variabel purchase decision tidak mengalami perubahan. b. Nilai b1 sebesar 0,183 merupakan nilai koefisian regresi dari variabel content marketing (X1) dengan artian bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel content marketing akan meningkatkan variabel purchase decision sebesar 0,183 dengan asumsi variabel lain konstan. c. Nilai b2 sebesar 0,365 merupakan nilai koefisien regresi dari variable influencer marketing (X2) dengan artian bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel influencer marketing akan meningkatkan variabel purchase decision sebesar 0,365 dengan asumsi variabel lain konstan. Uji t Tabel 3. Uji t Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model B Std. Error Standardized Coefficients Beta t Sig. 1 (Constant) 5.531 1.911 2.894 .005 .365 .126 Content Marketing .183 .066 .344 2.777 .007 Influencer Marketing a. Dependent Variable: Purchase Decision Sumber: Data diolah (2025) .360 2.899 .005 Dari hasil output tersebut dapat diketahui bahwa: a. Pengaruh Content Marketing (X1) terhadap Purchase Decision (Y) Dari tabel 4.12 didapat nilai signifikansi dari variabel content marketing sebesar 0,007 atau lebih kecil dari 0,05 dan nilai thitung dari variabel content marketing sebesar 2,777 atau lebih besar dari nilai ttabel 1,988. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima atau Content Marketing berpangaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Decision secara parsial. b. Pengaruh Influencer Marketing (X2) terhadap Purchase Decision (Y) Dari tabel 4.12 didapat nilai signifikansi dari variabel influencer marketing sebesar 0,005 atau lebih kecil dari 0,05 dan nilai thitung dari 28 | Vol. 03 No. 02 0ktober 2025 Pengaruh Content Marketing dan …. variabel influencer marketing sebesar 2,899 atau lebih besar dari nilai ttabel 1,988. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima atau variabel influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision secara parsial. Uji F Tabel 4. Uji F ANOVAa Model 1 Regression Sum of Squares 748.176 df Mean Square 2 374.088 F Sig. 38.734 <.0 01b Residual Total 936.814 1684.990 97 9.658 99 a. Dependent Variable: Purchase Decision b. Predictors: (Constans), Influencer Marketing, Content Marketing Sumber: Data diolah (2025) Berdasarkan hasil uji ANOVA atau uji F, diperoleh nilai Fhitung sebesar 38,734 atau lebih besar dari nilai Ftabel 3,090 dengan nilai signifikansi sebesar 0.001 atau lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima atau variabel content marketing dan variabel influencer marketing secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel purchase decision. Berikut merupakan hasil koefisien determinasi dengan software SPSS: Tabel 5. Hasil Koefisien Determinasi Model Summaryb Model R R Square 1 .666a .444 Adjusted R Square .433 Std. Error of the Estimate 3.108 a. Predictors: (Constant), Influencer Marketing, Content Marketing b. Dependent Variable: Purchase Decision Sumber: Data diolah (2025) Dari hasil uji tersebut didapat nilai Adjusted R Square sebesar 0,433 atau 43,3% dengan artian bahwa variabel content marketing dan influencer Vol. 03 No. 02 Oktober 2025 | 29 Nur ‘Aini Salsabila marketing memberikan pengaruh terhadap variabel purchase decision sebesar 43,3%. Hasil Pembahasan 1. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa content marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision. Nilai koefisien regresi sebesar 0,183 dengan nilai signifikansi 0,007 atau lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa setiap peningkatan kuantitas dan kualitas content marketing akan berdampak pada peningkatan purchase decision oleh konsumen. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya, yaitu (Dewi et al., 2023: 187) yang menyatakan bahwa “Content Marketing pada platform Tiktok berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian di Shopee”. 2. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Influencer Marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Decision. Dengan koefisien regresi 0,365 dan nilai signifikansi 0,005 yang lebih rendah dari 0.05, ini berarti peningkatan dalam efektivitas Influencer Marketing akan meningkatkan Purchase Decision. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Wilis & Faik, 2022: 161) yang menyatakan bahwa “Digital Marketing, Influencer Marketing, dan Online Customer Reviews berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian”. 3. Hasil uji F menunjukkan bahwa Content Marketing dan Influencer Marketing secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Purchase Decision. Nilai signifikansi uji F <0,001 yang jauh lebih kecil dari 0,05 menegaskan bahwa kedua variabel independen ini secara bersama-sama merupakan faktor penentu yang kuat dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian (Mahardini et al., 2023: 180) yang menyatakan bahwa “Variabel content marketing dan influencer marketing terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan 30 | Vol. 03 No. 02 0ktober 2025 Pengaruh Content Marketing dan …. pembelian pengguna aplikasi TikTok.” Koefisien determinasi sebesar 0,433 menunjukkan bahwa 43,3% variasi dalam Purchase Decision dapat dijelaskan oleh kombinasi dari Content Marketing dan Influencer Marketing. Angka ini mengindikasikan bahwa model regresi ini memiliki kemampuan prediksi yang cukup baik. Sisanya, 56,7% variasi dalam Purchase Decision, kemungkinan dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini. Kesimpulan dan Saran 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa Content Marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Decision pada e- commerce Shopee di Kabupaten Pasuruan. 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Influencer Marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Decision pada e-commerce shopee di Kabupaten Pasuruan. 3. Secara simultan, Content Marketing dan Influencer Marketing terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Purchase Decision pada e-commerce shopee di Kabupaten Pasuruan. Referensi Afif, Z., Azhari, D. S., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Ilmiah (Kuantitatif) Beserta Paradigma, Pendekatan, Asumsi Dasar, Karakteristik, Metode Analisis Data Dan Outputnya. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(3), 682–693. https://j-innovative.org/index.php/Innovative Alfifto, Siringoringo, A., & Hasman, H. C. P. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Pada Geprek Bensu Mongonsidi Medan. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi (JEBMA), 2(1), 278–284. http://eprints.unisbank.ac.id/id/eprint/224/ Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Buku Ajar Statistika Dasar. JURNAL PILAR, 14(1), 15–31. https://doi.org/10.21070/2017/978-979-3401-73-7 Arista, K. C., & Fikriyah, K. (2022). Pengaruh Label Halal, Harga Dan Song Joong Ki Sebagai Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Produk Vol. 03 No. 02 Oktober 2025 | 31 Nur ‘Aini Salsabila Scarlett Whitening Di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 9(4), 453–466. https://doi.org/10.20473/vol9iss20224pp453-466 Dewi, N. P. A., Fajariah, F., & Suardana, I. M. (2023). Pengaruh Content Marketing Dan Electronic Word Of Mouth Pada Platform Tiktok Terhadap Keputusan Pembelian Di Shopee. Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 1(4), 178–190. https://doi.org/10.57141/kompeten.v1i4.23 Edlyna, A. M. A., Yeoh, A. C., Tan, A., Yauri, G. V, Manan, K. I., Muljadi, N. A., & Ningsih, R. Y. (2024). Faktor-Faktor Yang Memerlukan Minat Beli Konsumen Berdasarkan Influencer Tasya Farasya. Jurnal Manajemen Dan Pemasaran Digital, 2(3), 195–203. Febriana, A. M., Muhajirin, & Pernama, I. (2024). Dinamika Kreatif Manajemen Strategis Pengaruh Content Marketing Terhadap Minat Beli. Dinamika Kreatif Manajemen Strategis, 6(3), 18–32. Mahardini, S., Singal, V. G., & Hidayat, M. (2023). Pengaruh Content Marketing Dan Influencer Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Pada Pengguna Aplikasi Tik-Tok Di Wilayah DKI Jakarta. Ikraith-Ekonomika, 6(1), 180–187. https://doi.org/10.37817/ikraith-ekonomika.v6i1.2480 Nur’ayani, E., Nizar, A., & Derajat, S. P. (2025). Analisis Faktor Penentu Minat Beli Konsumen Digital. Jurnal Krakatau: Indonesian Journal of Multidisciplinary Research, 2(1), 37–43. http://jurnal.desantapublisher.com/index.php/krakatau/index Utari, W., & Permadi, G. (2024). The Influence Of Brand Image, Atmosphere Store And Price Perception On Customer Satisfaction Of Starbucks Grand Pakuwon - Food Junction Through Purchasing Decisions. Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen, 11(2), 126–140. https://doi.org/10.32477/jrm.v11i2.942 Wahyuni, N., & Rindrayani, S. R. (2025). Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Konsumsi Generasi Z. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 14(9), 101–115. Wilis, R. A., & Faik, A. (2022). The Effect Of Digital Marketing, Influencer Marketing And Online Customer Review On Purchase Decision: A Case Study Of Cake Shop "Lu’ Miere". International Journal of Business Studies, 5(2), 155–162. https://doi.org/10.9744/ijbs.5.2.155 32 | Vol. 03 No. 02 0ktober 2025