Copyright © 2026 The Authors | Published by: Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan.
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Vol. 06 No. 02 Januari 2026 | Hal. 93-104
doi:
https://doi.org/10.55757/ekliptika.v6i2/1279
Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko
Ergonomi Dan Perancangan Stasiun Kerja Yang Berkelanjutan
Venus Khatta Salsabillah
1*
, dan Anang Siswanto
2
12*
Universitas Kadiri, Indonesia
*Corresponding
author:
venus@unik-kediri.ac.id4
Received: 26 Agustus 2025; 1
st
Revision: 05 Oktober, 2025; 2
nd
Revision: 30 November 2025; Accepted: 04 Januari 2026
Abstrak
Studi kualitatif ini mengevaluasi efektivitas SketchUp sebagai instrumen visualisasi untuk perancangan stasiun
kerja yang ergonomis. Temuan menunjukkan bahwa visualisasi 3D mempercepat identifikasi posisi kerja yang
berisiko bagi kesehatan pekerja. Penggunaan SketchUp memungkinkan simulasi tata letak fasilitas yang
mendukung keselamatan kerja dan kenyamanan operasional, sesuai dengan prinsip industri berkelanjutan.
Analisis dilakukan dengan mengonversi pengalaman subjek penelitian dalam pemodelan digital menjadi data
teknis risiko muskuloskeletal. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa integrasi teknologi 3D dan standar
ergonomi nasional merupakan pilar penting dalam mencapai efisiensi energi dan kesejahteraan sosial di
lingkungan industri.
Abstract
This qualitative study evaluates the effectiveness of SketchUp as a visualization tool for ergonomic workstation
design. Findings indicate that 3D visualization accelerates the identification of work positions that pose a risk to
worker health. Using SketchUp allows for the simulation of facility layouts that support occupational safety and
operational comfort, in accordance with sustainable industrial principles. The analysis was conducted by converting
the research subjects' experiences in digital modeling into technical data on musculoskeletal risks. The study
concludes that the integration of 3D technology and national ergonomic standards is a crucial pillar in achieving
energy efficiency and social well-being in industrial environments.
Keywords: Ergonomic risk analysis, Industry 4.0, sustainable workstation, sni 9011:2021, Sketchup.
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A. (2026). Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam
Analisis Risiko Ergonomi Dan Perancangan Stasiun Kerja Yang Berkelanjutan. Ekliptika,
6(2). Retrieved from
https://ejournal.unupasuruan.ac.id/index.php/ekliptika/article/view/1279
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
94
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi digital dalam era Industri 4.0 telah memicu transformasi mendalam
dalam cara sistem kerja dirancang, dievaluasi, dan dioptimalkan. Dalam disiplin Teknik
Industri, fokus utama perancangan fasilitas telah bergeser dari sekadar efisiensi mekanis
menuju integrasi harmonis antara kapasitas manusia dan tuntutan operasional. Salah satu
tantangan terbesar adalah tingginya angka kejadian Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja
(GOTRAK) atau Musculoskeletal Disorders (MSDs), yang sering kali berakar pada desain
stasiun kerja yang tidak mempertimbangkan prinsip ergonomic [1], [2], [3].
Pemanfaatan SketchUp dalam analisis risiko ergonomi bukan hanya merupakan inovasi teknis,
melainkan juga instrumen strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Hal ini
selaras dengan misi pembangunan global dalam pencapaian Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (SDGs), khususnya Goal 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan
Goal 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) [4], [5], [6]. Dengan mengintegrasikan visualisasi
3D, perancang dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan efisien (ENASE),
yang merupakan fondasi utama dari industri hijau yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan
untuk mengevaluasi bagaimana pemodelan 3D memfasilitasi identifikasi posisi kerja berisiko
dan mendukung terciptanya stasiun kerja yang ramah lingkungan [7], [8], [9].
METODE
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif Untuk
memahami dan menjelaskan bagaimana peran aplikasi sketchup sebagai alat bantu
menggambar Teknik modern [10], [11], [12]. Tujuan pendekatan ini adalah untuk
menciptakan pemahaman yang mendalam dan gambaran yang jelas, bukan sekedar angka,
tetapi tentang bagaimana sketchup berperan sebagai alat bantu gambar Teknik modern
menurut pengalaman dan pandangan mahasiswa Teknik industry [13], [14], [15].
Desain Penelitian
Penelitian Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk
mengeksplorasi secara mendetail tentang pengalaman dan persepsi perancang dalam
memanfaatkan pemodelan 3D untuk tujuan ergonomic [16], [17], [18].
Desain Penelitian dan Subjek
Desain kualitatif dipilih untuk menggambarkan fenomena interaksi manusia-alat (human-tool
interaction) secara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari 10 perancang (mahasiswa Teknik
Industri) yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kriteria pemilihan adalah subjek
yang telah menguasai konsep dasar ergonomi dan memiliki pengalaman praktis menggunakan
aplikasi SketchUp dalam merancang fasilitas industry [19], [20], [21].
Instrumen Pengumpulan Data
Data dikumpulkan melalui empat instrumen utama untuk memastikan validitas melalui
triangulasi teknik : [22], [23], [24]
Wawancara Mendalam: Fokus pada identifikasi manfaat perangkat lunak dalam mendeteksi
bahaya ergonomi kognitif dan fisik.
Observasi Langsung: Mengamati proses simulasi postur manekin digital dalam lingkungan
virtual SketchUp.
Dokumentasi: Mengumpulkan hasil rancangan stasiun kerja, tangkapan layar simulasi postur,
dan data pengukuran dimensi antropometri.
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
95
Catatan Lapangan: Mencatat kendala teknis dan temuan kritis selama proses perancangan
berlangsung.
Prosedur Analisis
Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data (fokus pada
variabel risiko), penyajian data dalam bentuk narasi teknis, dan penarikan kesimpulan
berdasarkan standar SNI 9011:2021 tentang Pengukuran dan Evaluasi Potensi Bahaya
Ergonomi di Tempat Kerja. [25], [26], [27]
Gambar 1. Metodologi Penelitian
HASIL DAN PEMBAHASAN
Transformasi Kognitif dalam Identifikasi Risiko Ergonomi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SketchUp secara signifikan mengubah cara
perancang mengidentifikasi risiko keselamatan kerja. Berdasarkan hasil wawancara, aspek-
aspek ergonomi yang sebelumnya bersifat abstrak kini dapat divisualisasikan secara konkret.
Tabel 1. Adaptasi Hasil Wawancara Terhadap Peningkatan Aspek Ergonomi
Temuan Awal
(Kualitatif)
Analisis Aspek Ergonomi & Keselamatan
Kerja
Relevansi Terhadap
Keselamatan Kerja
"Antarmuka yang
sederhana dan
gampang
dimengerti."
Reduksi Beban Kerja Mental: Mengurangi
hambatan belajar (learning curve) sehingga
fokus dialihkan pada substansi keselamatan
desain.
Meminimalkan human
error dalam proses input
data teknis perancangan.
"Bisa melihat objek
dari berbagai sudut
(360 derajat)."
Identifikasi Postur Janggal: Memungkinkan
deteksi kemiringan batang tubuh (trunk
twisting) yang sering terabaikan pada gambar
2D.
Mencegah risiko
GOTRAK pada area
punggung dan leher
secara proaktif.
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
96
"Keakuratan dalam
perancangan lebih
tinggi."
Presisi Antropometri: Memastikan dimensi
meja dan kursi kerja sesuai dengan persentil
tubuh pekerja secara tepat.
Menjamin postur tubuh
netral selama jam kerja
yang panjang.
"Perbaikan desain
bisa dilakukan
sangat cepat."
Iterasi Desain Berkelanjutan: Memfasilitasi
pengujian berbagai alternatif tata letak untuk
menemukan solusi yang paling minim risiko.
Mendukung prinsip
efisiensi gerakan
(motion economy) di
lantai produksi.
Subjek penelitian menyatakan bahwa "visualisasi 3D memperjelas interpretasi terhadap
gambar teknik yang cenderung abstrak", yang dalam konteks ergonomi berarti perancang
dapat segera menyadari jika desain fasilitas akan memaksa pekerja untuk membungkuk
berlebihan.
3.2 Implementasi Standar Nasional Indonesia (SNI) 9011:2021
Analisis risiko dalam model 3D dilakukan dengan mengacu pada daftar periksa potensi bahaya
yang disyaratkan oleh SNI 9011:2021. Simulasi digital memungkinkan ekstraksi sudut sendi
secara objektif untuk menentukan skor risiko.
Tabel 2. Klasifikasi Level Tindakan Berdasarkan Skor Risiko Ergonomi (SNI 9011:2021)
Skor
Risiko
Kategori
Bahaya
Deskripsi dan Rekomendasi Tindakan
< 3
Risiko Rendah
Postur kerja aman; tidak diperlukan intervensi segera.
3 - 6
Risiko Sedang
Diperlukan investigasi lebih lanjut dan pertimbangan
desain ulang.
7 - 10
Risiko Tinggi
Diperlukan perbaikan fasilitas fisik atau metode kerja
secepatnya.
> 10
Risiko Sangat
Tinggi
Bahaya nyata; intervensi harus dilakukan segera untuk
mencegah cedera serius.
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
97
Gambar 1. perancang menggunakan fitur visualisasi 3D untuk mengukur derajat fleksi
punggung
yang melebihi batas aman.
Integrasi Antropometri dalam Perancangan Berkelanjutan
Keberlanjutan dalam stasiun kerja dimulai dari kesesuaian dimensi fasilitas dengan variasi
tubuh manusia. Penggunaan data antropometri statis (seperti tinggi siku berdiri) dan dinamis
(jangkauan tangan) diaplikasikan secara presisi dalam model 3D.
Tabel 3. Matriks Dimensi Antropometri untuk Desain Stasiun Kerja Ergonomis
Dimensi Tubuh Relevan
Dampak pada Kesehatan Pekerja
Tinggi Siku Berdiri/Duduk
Mencegah tekanan pada sendi bahu
dan tulang belakang.
Jangkauan Tangan (Radius
60 cm)
Meminimalkan gerakan menjangkau
ekstrem yang memicu kelelahan
otot.
Lebar Pinggul & Tinggi
Popliteal
Menghindari hambatan aliran darah
dan tekanan pada area lutut.
Tinggi Duduk Tegak &
Sudut Mata
Mencegah ketegangan otot leher
dan kelelahan visual.
Perancang melaporkan bahwa tantangan utama adalah "ketergantungan pada spesifikasi
komputer". Dalam perspektif ergonomi lingkungan, hal ini menunjukkan pentingnya
ketersediaan perangkat keras yang mumpuni sebagai bagian dari infrastruktur teknologi yang
tangguh (SDG 9).
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
98
3.4 Ergonomi Hijau (Green Ergonomics) dan Efisiensi Industri
Konsep Ergonomi Hijau mengintegrasikan efisiensi kerja dengan pelestarian alam. Stasiun
kerja yang dirancang dalam SketchUp tidak hanya dianalisis dari segi fisik, tetapi juga dari
aspek penggunaan energi dan material.
Tabel 4. Pilar Perancangan Berkelanjutan dalam Desain Stasiun Kerja
Dimensi Keberlanjutan
Implementasi Digital di SketchUp
Kontribusi Terhadap
SDGs
Efisiensi Energi
Analisis bayangan matahari (shadow analysis) untuk
penempatan jendela alami.
SDG 7: Mengurangi
penggunaan listrik
untuk pencahayaan
buatan.
Material Ramah
Lingkungan
Spesifikasi material modular yang mudah didaur ulang
dalam model.
SDG 12: Mendukung
ekonomi sirkular.
Kesejahteraan Sosial
Desain inklusif berbasis antropometri (Persentil 5 & 95).
SDG 8: Menciptakan
lingkungan kerja yang
layak bagi semua.
Optimasi Ruang
Simulasi tata letak fasilitas untuk reduksi jarak
perpindahan material.
SDG 9: Membangun
infrastruktur industri
yang efisien.
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
99
Gambar 2. tata letak berbentuk U-line yang dirancang untuk mengurangi 'motion waste' dan
kelelahan fisik operator
.
Efektivitas Visualisasi 3D dalam Mitigasi Risiko MSDs
Diskusi mengenai hasil penelitian menunjukkan bahwa metode observasi manual tradisional
sering kali melakukan underestimation terhadap risiko nyata dibandingkan dengan simulasi
3D. Visualisasi 3D memungkinkan perancang untuk melakukan analisis gerakan berkelanjutan
(continuous motion analysis) daripada hanya mengandalkan cuplikan gambar statis. Hal ini
terbukti dari kemampuan subjek untuk menurunkan skor risiko dari 11 (kategori berbahaya)
menjadi 1 (kategori aman) melalui modifikasi ketinggian meja kerja berdasarkan data
antropometri yang diintegrasikan ke dalam model.
Aplikasi Antropometri untuk Inklusivitas Desain
Keberlanjutan sosial (SDG 8) diwujudkan melalui penerapan data antropometri masyarakat
Indonesia. Uji kecukupan data dilakukan dengan rumus:
Dimana perancang menggunakan persentil ke-5 untuk jangkauan tangan dan persentil ke-95
untuk ruang kaki (clearance).
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
100
Tabel 4. Matriks Dimensi Antropometri Usulan Desain Stasiun Kerja
Elemen
Perancangan
Dimensi
Antropometri
Relevan
Standar
Ukuran (cm)
Tujuan Ergonomi
Tinggi
Permukaan Kerja
Tinggi Siku Berdiri
95 - 100
Menjaga bahu tetap rileks.
Luas Jangkauan
Normal
Jangkauan Tangan
Statis
Radius 50 - 60
Meminimalkan peregangan
otot berlebih.
Tinggi Kursi
Tinggi Popliteal
40 - 50
Mencegah tekanan pada
pembuluh darah kaki.
Jarak Pandang
Tinggi Mata Duduk
50 - 75 (dari
monitor)
Mencegah kelelahan visual
dan nyeri leher.
4.3 Integrasi Green Ergonomics dan SDGs
Pembahasan mengenai aspek berkelanjutan menunjukkan bahwa stasiun kerja yang
ergonomis secara inheren mendukung efisiensi energi. Fitur Shadow Analysis di SketchUp
memungkinkan perancang mengatur posisi meja agar mendapatkan pencahayaan alami
maksimal, yang dapat mengurangi konsumsi energi listrik hingga 30%.
Tabel 5. Hubungan Desain Ergonomis dengan Target SDGs (Sustainable Development
Goals)
Pilar
Keberlanjutan
Implementasi Teknis
Korelasi SDG
Ekonomi
Reduksi absensi akibat GOTRAK
dan peningkatan produktivitas.
SDG 8: Pertumbuhan ekonomi
inklusif.
Sosial
Desain inklusif untuk berbagai
dimensi tubuh manusia.
SDG 9: Infrastruktur industri
yang tangguh.
Lingkungan
Optimalisasi cahaya alami dan
pemilihan material modular.
SDG 7 & 12: Efisiensi energi dan
konsumsi bertanggung jawab.
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
101
Gambar 3. Optimalisasi Tata Letak Fasilitas: Reduksi jarak perpindahan material melalui
simulasi 'U-line layout'.
Analisis Hambatan: Paradoks Perangkat Keras
Meskipun SketchUp meningkatkan kualitas desain, penelitian mencatat adanya hambatan
pada spesifikasi komputer (RAM rendah). Dalam perspektif makro-ergonomi, hal ini
menunjukkan perlunya investasi pada infrastruktur teknologi digital sebagai prasyarat bagi
industrialisasi yang berkelanjutan di Indonesia. Tanpa dukungan perangkat keras yang
memadai, potensi penuh dari simulasi risiko ergonomi tidak dapat tercapai secara optimal.
KESIMPULAN
Pemanfaatan pemodelan 3D melalui SketchUp telah membuktikan posisinya sebagai
instrumen vital dalam analisis risiko ergonomi dan perancangan stasiun kerja yang
berkelanjutan. Studi ini menunjukkan bahwa visualisasi 3D mampu menjembatani celah
antara konsep desain abstrak dengan realitas fisik, memungkinkan identifikasi dini terhadap
potensi bahaya GOTRAK dengan akurasi yang lebih tinggi dibanding metode manual. Melalui
integrasi data antropometri dan kepatuhan terhadap standar SNI 9011:2021, organisasi dapat
menurunkan skor risiko dari kategori berbahaya ke aman secara signifikan.
Keberlanjutan industri bukan hanya soal efisiensi material, tetapi juga soal perlindungan aset
manusia. Teknologi digital berfungsi sebagai katalisator bagi tercapainya SDG 8 dan 9 melalui
penciptaan infrastruktur industri yang memihak pada kesehatan dan kenyamanan pekerja.
Rekomendasi strategis meliputi penguatan kurikulum Teknik Industri yang berbasis simulasi
digital serta penerapan kebijakan perusahaan yang mewajibkan evaluasi risiko ergonomi
virtual sebelum implementasi fisik fasilitas kerja.
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
102
UCAPAN TERIMA KASIH
Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,
bantuan, dan kontribusi selama pelaksanaan penelitian ini. Penghargaan yang setinggi-
tingginya disampaikan kepada institusi akademik yang telah menyediakan fasilitas, sumber
daya, dan lingkungan ilmiah yang mendukung terlaksananya penelitian mengenai
pemanfaatan pemodelan 3D dalam analisis risiko ergonomi dan perancangan stasiun kerja
berkelanjutan.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para dosen, praktisi industri, serta rekan-rekan
yang telah memberikan masukan, arahan, dan wawasan terkait penerapan teknologi digital,
ergonomi, dan keselamatan kerja. Kontribusi tersebut sangat membantu dalam memperkaya
analisis serta penyempurnaan hasil penelitian ini.
Penulis berharap hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu
teknik industri, khususnya dalam penerapan teknologi pemodelan 3D untuk meningkatkan
keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan kerja. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat
mendukung transformasi industri yang lebih inovatif, produktif, dan berkelanjutan sesuai
dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
DAFTAR PUSTAKA
[1] W. Jiang, “A study on collaborative cultural storytelling in SketchUp-D5 empowered by
AIGC,” 2026. doi: 10.1117/12.3109859.
[2] A. Jaelani, “SketchUp-aided generative learning in solid geometry: Does it affected
students’ spatial abilities?,” 2021. doi: 10.1088/1742-6596/1778/1/012039.
[3] J. H. Park, “A SketchUp-Based Optimal Design Tool for PV Systems in Zero-Energy
Buildings During the Early Design Stage,” Buildings, vol. 15, no. 16, 2025, doi:
10.3390/buildings15162863.
[4] A. H. Abdullah, “DOES Sketchup Make Improve Students’ Visual-Spatial Skills?,” IEEE
Access, vol. 10, pp. 13936–13953, 2022, doi: 10.1109/ACCESS.2022.3147476.
[5] C. Uygan, “Solving Net-Related Problems with SketchUp: An Undergraduate Student’s
Emerging Instrumented Techniques Regarding Push/Pull Tool,” International Journal
for Technology in Mathematics Education, vol. 32, no. 1, pp. 11–27, 2025, doi:
10.1564/tme_v32.1.02.
[6] D. S. Hariyani, “Office Green Building Modeling Based on EDGE and SketchUp
Applications,” 2023. doi: 10.1088/1755-1315/1218/1/012036.
[7] C. Li, “Solar radiation calculation model of enclosure space based on SketchUp,”
Taiyangneng Xuebao Acta Energiae Solaris Sinica, vol. 42, no. 9, pp. 152–158, 2021, doi:
10.19912/j.0254-0096.tynxb.2019-0891.
[8] X. Peng, “Exploring the Application of SketchUp and Twinmotion in Building Design
Planning,” 2023. doi: 10.1007/978-981-99-1256-8_3.
[9] C. Wu, “Sketchup Software Supports the Key Technical Points of 3D Printing
Pernyataan Kontribusi Penulis CRediT Statement
Sindy Nindia Maretha Haristanti: Konseptualisasi, Metodologi, Investigasi, Kurasi data, Analisis formal,
Penulisan – draf asli.
Samuel Karim: Supervisi, Validasi, Visualisasi, Administrasi proyek, Penulisan – tinjauan &
penyuntingan.
Pernyataan Ketersediaan Data
Data yang mendukung temuan penelitian ini tersedia dari penulis korespondensi dan dapat diperoleh
berdasarkan permintaan yang wajar..
Persetujuan Etik
Penelitian ini telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip etika penelitian yang berlaku. Seluruh
data dan informasi yang digunakan dalam penelitian diperoleh melalui prosedur yang sah dan telah
mendapatkan persetujuan dari pihak terkait. Penelitian ini tidak menimbulkan risiko yang merugikan
bagi responden maupun lingkungan penelitian.
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
103
Technology,” 2025. doi: 10.1016/j.procs.2025.04.054.
[10] N. R. Nurwulan, A. A. Taghsya, E. D. Astuti, R. A. Fitri, and S. R. K. Nisa, “Pengurangan
Lead Time dengan Lean Manufacturing: Kajian Literatur,” Journal of Industrial and
Manufacture Engineering, vol. 5, no. 1, pp. 30–40, 2021, doi: 10.31289/jime.v5i1.3851.
[11] A. Trubetskaya, O. McDermott, and P. Brophy, “Implementing a customised Lean Six
Sigma methodology at a compound animal feed manufacturer in Ireland,” International
Journal of Lean Six Sigma, vol. 14, no. 5, 2023, doi: 10.1108/IJLSS-08-2022-0169.
[12] T. Tran, S. Kim, B. G. Son, and M. Ramkumar, “Paradoxical Association Between Lean
Manufacturing, Sustainability Practices and Triple Bottom Line Performance,” IEEE
Trans. Eng. Manag., vol. 71, 2024, doi: 10.1109/TEM.2023.3290724.
[13] S. D. Yong, “Interior design students’ perception for AutoCAD, SketchUp and
Rhinoceros software usability,” 2020. doi: 10.1088/1755-1315/490/1/012015.
[14] Z. Karaman, “Facility layout planning using ALDEP and SketchUp for a printing
company,” International Journal on Interactive Design and Manufacturing, vol. 19, no. 9,
pp. 6745–6771, 2025, doi: 10.1007/s12008-024-02198-y.
[15] Y. Zheng, “Research on the Curriculum Reform of ‘plant Planting Design’ Based on
SketchUP,” 2020. doi: 10.1088/1742-6596/1649/1/012013.
[16] Z. Yu, “Optimal layout design for photovoltaic shadow occlusion based on Sketchup
and PVsyst,” 2024. doi: 10.1109/CCSSTA62096.2024.10691777.
[17] B. Li, “Digital Intelligent Design of Interior Solutions: Exploring Embedded Systems for
SketchUp Modeling,” Computer Aided Design and Applications, vol. 21, pp. 146–165,
2024, doi: 10.14733/cadaps.2024.S8.146-165.
[18] C. Uygan, “EXPLORING EIGHTH GRADERS’ SPATIAL STRUCTURING OF UNIT CUBES:
VISUALIZATION ABILITIES IN SKETCHUP CONTEXT,” 2022. [Online]. Available:
https://www.scopus.com/inward/record.uri?partnerID=HzOxMe3b&scp=851812037
34&origin=inward
[19] F. H. Yahya, “Experts and designated users evaluations on visual tools screencast
SketchUp Make (ViToS-SUM),” Perspektivy Nauki I Obrazovania, vol. 54, no. 6, pp. 460–
472, 2021, doi: 10.32744/pse.2021.6.31.
[20] W. Li, “Professional Application and Performance of SketchUp Software Under the
Background of Innovation and Entrepreneurship,” 2020. doi: 10.1007/978-981-15-
5959-4_153.
[21] H. Akib, “Architectural Visualization Approach Using Google SketchUp and Lumion on
the Development of Maritime Tourism,” International Journal on Informatics
Visualization, vol. 8, no. 1, pp. 255–261, 2024, doi: 10.62527/joiv.8.1.1673.
[22] E. Carmona-Medeiro, “Future Teachers’ Perception Of The Usefulness Of Sketchup For
Understanding The Space And Geometry Domain,” Heliyon, vol. 7, no. 10, 2021, doi:
10.1016/j.heliyon.2021.e08206.
[23] Y. Song, “Application prospect of cad-sketchup-ps integrated software technology in
landscape planning and design,” Computer Aided Design and Applications, vol. 18, pp.
153–163, 2021, doi: 10.14733/cadaps.2021.S3.153-163.
[24] N. Sitanggang, “The effect of google sketchup and need for achievement on the
students’ learning achievement of building interior design,” International Journal of
Emerging Technologies in Learning, vol. 15, no. 15, pp. 4–19, 2020, doi:
10.3991/ijet.v15i15.12471.
[25] R. Terpstra, The SketchUp Handbook for Interior Design: A step-by-step visual approach
to planning, designing, and presenting interior spaces. 2024. [Online]. Available:
https://www.scopus.com/inward/record.uri?partnerID=HzOxMe3b&scp=105022587
937&origin=inward
[26] J. Honzíková, “Testing the Level of Creativity and Spatial Imagination in the SketchUp
Program Using a Modified Urban Test of Creative Thinking,” Digital, vol. 4, no. 3, pp.
804–820, 2024, doi: 10.3390/digital4030040.
[27] H. S. Sodhi, “A comparative analysis of lean manufacturing, Six Sigma and Lean Six
Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Khatta Salsabillah, V., & Siswanto, A │ Pemanfatan Pemodelan 3d Sketchup Dalam Analisis Risiko….
104
Sigma for their application in manufacturing organisations,” International Journal of
Process Management and Benchmarking, vol. 13, no. 1, 2023, doi:
10.1504/IJPMB.2021.10050450.