Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 06 No. 02 Januari 2026 | Hal. 57-66 doi: https://doi.org/10.55757/ekliptika.v6i2.1205 Pengendalian Bahan Baku Produk Jamu Sinom dengan Metode Material Requirement Planning untuk Meminimasi Biaya Produksi Di UD. Sanfaat. Mustaqim1*, Bagus Adi Permana2, and Ratna Diah Yuniawati3 123UniversitasNahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia * Corresponding author: mustaqim@unupasuruan.ac.id Received: 26 Agustus 2025; 1st Revision: 05 Oktober, 2025; 2nd Revision: 30 November 2025; Accepted: 04 Januari 2026 Abstrak UD. Sanfat adalah perusahaan yang memproduksi minuman Jamu Sinom dari bahan-bahan tradisional. Perusahaan ini sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan baku kunyit. Jika hal ini terjadi, tentu akan meningkatkan biaya produksi Jamu Sinom. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian bahan baku menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dan Moving Average Forecast untuk menentukan kebutuhan bahan baku di masa mendatang. Selama periode ini, perusahaan membeli rata-rata 75,0 kg. Biaya pemesanan adalah Rp.160.000 dan biaya penyimpanan adalah Rp.500.000. Total biaya persediaan bahan baku dalam 1 tahun adalah Rp. 11.600.000. Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dengan teknik penentuan ukuran lot, yaitu lot-for-lot dan Economic Order Quantity (EOQ), perhitungan lot-for-lot menghasilkan total biaya sebesar Rp. 17.820.000 dan perhitungan EOQ menghasilkan total biaya sebesar Rp. 8.140.000. Pesanan bahan baku minimum adalah EOQ, yang dapat digunakan sebagai solusi pengendalian bahan baku untuk produk herbal Sinom di UD. Sanfaat. Abstract UD. Sanfat is a company that produces Jamu Sinom drinks from traditional ingredients. This company often experiences difficulties in obtaining turmeric as the raw material. If this happens, it will certainly increase the production costs of Jamu Sinom. Therefore, it is necessary to control raw materials using the Material Requirement Planning (MRP) and Moving Average Forecast methods to determine future raw material needs. During this period, the company purchased an average of 75.0 kg. The ordering cost was Rp. 160,000 and the storage cost was Rp. 500,000. The total cost of raw material inventory in 1 year was Rp. 11,600,000. Based on calculations and analyses carried out using the Material Requirement Planning (MRP) method with lot-for-lot and Economic Order Quantity (EOQ) lot-for-lot calculations resulted in a total cost of Rp. 17,820,000 and the EOQ calculation resulted in a total cost of Rp. 8,140,000. The minimum raw material order is EOQ, which can be used as a raw material control solution for Sinom herbal products at UD. Sanfaat. Keywords: Cost minimization; material requirement planning; raw material control Mustaqim, Adi Permana, B., & Diah Yuniawati, R. (2026). Pengendalian Bahan Baku Produk Jamu Sinom dengan Metode Material Requirement Planning untuk Meminimasi Biaya Produksi Di UD. Sanfaat. Ekliptika, 6(2), 57–66. https://doi.org/10.55757/ekliptika.v6i2.1205 Copyright © 2026 The Authors | Published by: Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan . Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Budiyanto, D., Hendarto, T. ., Sutarmin, S., & ardianik, A│ Analisis Perbandingan Kualitas Pakan…. PENDAHULUAN Industri pengolahan air minum yang ada di Indonesia salah satunya adalah memanfaatkan rempah-rempah seperti jahe, cengkeh, asam jawa, kunyit, serai dan sebagainya yang dijadikan minuman tradisional. Salah satu hasil produksi rempah-rempah dari Indonesia adalah jamu sinom yang berasal dari rempah kunyit dan daun asam muda yang telah diolah sedemikian rupa. Kunyit (Curcuma Domestica) adalah tanaman obat dan rempah di Indonesia yang digunakan dalam terapi melancarkan peredaran darah di dalam tubuh, anti radang atau anti inflamasi pada proses menstruasi, memiliki sifat anti bakteri dan bersifat sebagai astringen yaitu memperkecil pori-pori wajah [1], [2], [3]. Hasil wawancara peneliti dengan pihak UD. SANFAT hal tersebut disebabkan karena Pengepul kunyit mengalami kesulitan mencari bahan baku dikarenakan pada bulan tertentu kunyit tidak dapat ditemukan dengan mudah karena hasil panen kunyit yang menurun. UD. SANFAT akan mengalami kesulitan untuk mencari bahan baku, meskipun tersedia harga komoditi perkebunan kunyit pun akan meningkat juga. Jika hal ini terjadi, tentu akan menambah biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk produksi jamu sinom. Untuk itu diperlukan adanya pengendalian persediaan dan perencanaan agar bisa lebih efektif dan efisien sehingga tidak akan terjadi kekurangan maupun kelebihan bahan baku [4], [5], [6]. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Material Requirement Planning (MRP) yaitu teknik permintaan dependen yang menggunakan material, persediaan, penerimaan yang diharapkan dan perencanaan kebutuhan material [7], [8], [9]. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengendalian bahan baku produk jamu sinom serta menerapkan metode Material Requirement Planning untuk meminimasi biaya produksi di UD.Sanfat. METODE Metodologi Penelitian ini terdapat beberapa bahan dan metode yang digunakan untuk memperoleh penelitian yang baik, sebagai berikut: [10], [11], [12] 1.1 Bahan Baku Bahan baku merupakan barang-barang yang akan menjadi bagian dari produk jadi yang dengan mudah diikuti biayanya, perbedaan bahan baku dan bahan mentah adalah secara umum dari istilah kata bahan mentah yang dapat mempunyai arti sebagai sebuah bahan dasar yang bisa berasal dari berbagai tempat yang mana bahan tersebut dapat digunakan untuk diolah dan diproses kedalam bentuk lain yang berbeda wujud dari bentuk aslinya [13], [14] 1.2 Pengendalian Persediaan Pengendalian persediaan merupakan salah satu kegiatan yang bertautan erat satu sama lain dalam seluruh operasi produksi perusahaan sesuai dengan apa yang direncanakan lebih dahulu baik waktu, jumlah maupun biaya. Pengendalian persediaan berhubungan dengan mengatur persediaan bahan- bahan agar dapat menjamin kelancaran proses produksi secara efektif dan efisien [15]. Sistem pengendalian persediaan dapat didefinisikan sebagai serangkaian kebijakan pengendalian untuk menentukan tingkat persediaan yang harus dijaga kapan pesanan untuk menambah persediaan harus dilakukan dan berapa besar pesanan harus diadakan [16], [17], [18] 1.3 Peramalan Menurut [19], [20], [21]pada dasarnya terdapat 9 langkah yang harus diperhatikan untuk menjamin efektivitas dan efisiensi dari sistem peramalan dalam manajemen permintaan, yaitu : 1) Menentukan tujuan dari peramalan. 2) Memilih item independen demand yang akan diramalkan. 3) Menentukan horizon waktu dari peramalan (jangka pendek, menengah, atau panjang). 4) Memilih model-model peramalan. 5) Validasi model peramalan. 6) Membuat peramalan. 58 Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Budiyanto, D., Hendarto, T. ., Sutarmin, S., & ardianik, A│ Analisis Perbandingan Kualitas Pakan…. 7) Implementasi hasil-hasil peramalan. 8) Memantau keadaan hasil-hasil peramalan. Selanjutnya dilakukan pemilihan model peramalan yang terpilih sesuai dengan data yang ada berdasarkan: MAD (Mean Absolute Demand) = Rata-rata Penyimpangan obsolut. 𝑎𝑐𝑡𝑢𝑎𝑙−𝑓𝑜𝑟𝑒𝑐𝑎𝑡 =∑ 𝑛 (1) MAPE = Rata-rata persentase kesalahan absolut (Mean Absolute Percentage Error) = ∑ ([actual - forecast] * 100 ) / actual / n (2) MSE (Mean Absolute Error) = Rata-rata kuadrat kesalahan. 𝑎𝑐𝑡𝑢𝑎𝑙−𝑓𝑜𝑟𝑒𝑐𝑎𝑡 =∑ 𝑛 (3) Akurasi peramalan akan semakin tinggi apabila nilai MAD, MAPE, dan MSE semakin kecil [22]. 1.4 Material Requirment Planning Menurut [23] Material Requiremen Planning (MRP) merupakan suatu metode yang dimulai dalam kegiatan peramalan terhadap permintaan produk jadi yang independent, menentukan kebutuhan permintaan terikat untuk: (1) kebutuhan terhadap tiap jenis komponen (material, part, atau ingredients), (2) jumlah pasti yang benar-benar diperlukan, (3) waktu membuat peramalan secara bertahap yang diperlukan untuk memenuhi pesanan guna mencukupi suatu rencana produksi. a. Jadwal Induk Produksi (JIP/MPS) b. Struktur Produk / Bill Off Material (BOM) c. Data Persediaan d. Waktu Ancang 1.5 Metode Perhitungan Lot Sizing MRP Berikut adalah teknik pengukuran jumlah (lot sizing techniques) [24], [25], [26]: 1. Lot-for-lot yaitu teknik yang menggunakan konsep pemesanan yang dilakukan dengan pertimbangan meminimasi dari ongkos simpan sesuai dengan kebutuhan bersihnya [27]. 2. Economic Order Quantity (EOQ) adalah metode pengendalian persediaan yang menjawab dua pertanyaan penting yakni kapan harus memesan dan berapa banyak harus memesan [28]. Adapun rumus EOQ 3. 𝐴. 𝐷 EOQ =√ 𝐻 (4) Keterangan : A : biaya pesan D : demand per periode/kebutuhan bahan baku H : biaya penyimpanan HASIL DAN PEMBAHASAN Data yang didapat dari hasil pengamatan langsung meliputi: 1. Data permintaan Produk 2. Data harga bahan baku 3. Data pemesanan dan penyimpanan 4. Data total persediaan bahan baku 5. Data lead time 59 Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Budiyanto, D., Hendarto, T. ., Sutarmin, S., & ardianik, A│ Analisis Perbandingan Kualitas Pakan…. Gambar 1. Data pengiriman bahan baku 1.6 Peramalan Metode peramalan yang digunakan berdasarkan data permintaan produk tahun lalu yang didapat dari UD. Sanfat maka metode yang dapat digunakan adalah: Tabel 1. Hasil peramalan moving range Permintaa Forcas Error (A- Absolut Square Pcentage Error n t F) Error (AF Error ([AF/Acttual].10 Mutlak) (AF^2) 0) 160 80 120 80 120,0 -40,0 40,0 80,0 50% 160 93,3 66,7 66,7 133,3 42% 120 120,0 0,0 0,0 0,0 0% 80 120,0 -40,0 40,0 80,0 50% 120 120,0 0,0 0,0 0,0 0% 80 106,7 -26,7 26,7 53,3 33% 80 93,3 -13,3 13,3 26,7 17% 160 93,3 66,7 66,7 133,3 42% 160 106,7 53,3 53,3 106,7 33% 133,3 Total 1106,7 66,7 306,7 613,3 267% Average 110,7 7,4 34,1 68,1 30% MAD MSE MAPE Dari hasil moving range chart diatas, terlihat bahwa nilai kesalahan (error) tidak melewati batas kendali atas (BKA), dan tidak melewati batas kendali bawah (BKB). Gambar 2. Pengukuran hasil peramalan, peta kendali 60 Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Budiyanto, D., Hendarto, T. ., Sutarmin, S., & ardianik, A│ Analisis Perbandingan Kualitas Pakan…. 1.7 Perhitungan Material Requirment Planning Tabel 2. Jadwal induk produksi Bulan Kebutuhan pokok Januari Februari Maret April 120,0 Mei 93,3 Juni 120,0 Juli 120,0 Agustus 120,0 September 106,7 Oktober 93,3 November 93,3 Desember 106,7 Januari 133,3 Tabel 3. Komponen bahan baku Lev Description Number of Make / buy Lead el unit time 0 Jamu sinom 1 dusk M 1 mounth 1. Kunyit 250 gr B 1 week 1. Daun sinom 375 gr B 1 week 1. Gula merah 375 gr B 1 week 1. Air 3 liter B 1 week Tabel 4. Data persediaan Description Current Allocate Schedul Due inventory d (unit) ed date (unit) (unit) Jamu sinom 150 dusk 0 120 1 dusk month Kunyit 50 kg 0 30 kg 1 week Daun sinom 50 kg 0 45 kg 1 week Gula merah 50 kg 0 45 kg 1 week Tabel 5. Data perkiraan kebutuhan bahan baku Bulan Kunyit (kg) Daun Gula sinom (kg) merah (kg) Januari Februari Maret April 30 45 45 Mei 23 35 35 Juni 30 45 45 Juli 30 45 45 Agustus 30 45 45 September 26 40 40 Oktober 23 35 35 November 23 35 35 61 Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Budiyanto, D., Hendarto, T. ., Sutarmin, S., & ardianik, A│ Analisis Perbandingan Kualitas Pakan…. Desember 26 40 40 Januari 33 50 50 RATA-RATA 27,4 41,5 41,5 TOTAL 274 415 415 1.8 Perhitungan Material Requirment Planning Teknik Lot Sizing 3.3.1 Lot for lot Teknik ini merupakan lot sizing paling sederhana menetapkan besarnya lot pesanan sama dengan besarnya Net Requirement, jadi metode ini bertujuan untuk meminimasi biaya kebutuhan. Berikut perhitungan Teknik Lot- for- lot : Tabel 6. Perhitungan perencanaan kebutuhan kunyit Item: kunyit LT: 1 Biaya 500.000 SATUAN WEEK simpan (KG) : On hand: 50 LLC: 1 Biaya 160.000 LOT SIZE: pesan: L4L Periode Jan Feb Mar Apr Mei Ju Jul Ags Sep Okt Nov Des Jan n GR 30 23 3 30 30 26 23 23 26 33 0 SR OH 0 0 50 50 20 2 20 20 20 20 20 20 20 0 NR 0 3 1 10 10 6 3 3 6 13 0 POR 0 23 3 30 30 26 23 23 26 33 0 PORL 0 23 30 3 30 26 23 23 26 33 0 Keterangan : Total GR = 274 Total OHI =0 Biaya pemesanan = 9 x Rp.160.000 = Rp. 1.440.000 Biaya penyimpanan = 9 x Rp. 500.000 = Rp. 4.500.000 Biaya Total = Rp.1.440.000 + Rp.4.500.00 = Rp. 5.940.000 3.3.2 Economic Order Quantity (EOQ) Tabel 7. Perhitungan perencanaan kebutuhan kunyit Item: kunyit LT: 1 H: EOQ D: 274 500.000 On hand: 50 LLC: 0 A: Q: 13 160.000 Periode Jan Feb Mar Apr Mei Ju Jul Ags Sep Okt Nov Des Jan n GR 30 23 3 30 30 26 23 23 26 33 0 SR OH 50 50 20 1 0 0 0 0 0 0 0 0 NR 0 3 2 30 30 26 23 23 26 33 0 POR 13 1 13 13 13 13 13 13 13 3 PORL 13 13 1 13 13 13 13 13 13 3 62 Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Budiyanto, D., Hendarto, T. ., Sutarmin, S., & ardianik, A│ Analisis Perbandingan Kualitas Pakan…. Keterangan : Total cost = (OHI x biaya simpan) + (pesanan x biaya pesan) = (3 x 500.000) + (9 x 160.000) = Rp. 1.500.000 + 1.44.000 = Rp. 2.940.000. 3.3.3 Hasil Perhitungan Material Requirment Planning Teknik lot for lot Metode perhitungan pemesanan bahan baku menggunakan teknik Lot sizing dapat mengetahui total biaya pemesanan dan perencanaan persediaan untuk pengendalian persediaan bahan baku agar dapat meminimasi biaya produksi. Hasil perhitungan dengan teknik Lot Sizing pada Material Requirement Planning dapat dilihat pada tabel 8. Tabel 8. Hasil perhitungan MRP teknik lot sizing Bahan baku L4L EOQ Kunyit 5.940.000 2.940.000 Daun sinom 5.940.000 2.600.000 Gula merah 5.940.000 2.600.000 KESIMPULAN Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan yaitu persediaan bahan baku di UD. Sanfat dapat menggunakan metode Material Requirement Planning teknik perhitungan EOQ dengan hasil biaya sebesar Rp. 8.140.000, sedangkan hasil perhitungan sebelum menggunakan Material Requirement Planning biaya yang dikeluarkan dalam 1 tahun sebesar Rp. 11.600.000,-. Terlihat setelah menggunakan metode Material Requirement Planning terdapat selisih yang sangat signifikan. Hal ini dapat direkomendasikan untuk UD. Sanfat menggunakan metode Material Requirement Planning dengan tujuan dapat meminimasi biaya pemesanan serta dapat mengurangi biaya produksi jamu sinom. Berdasarkan hasil penelitian, untuk mengurangi biaya produksi jamu sinom saat produk terjadi kesalahan atau tidak memenuhi permintaan konsumen sehingga tidak mengalami keuntungan atau rugi, untuk menutup kerugian tersebut sebaiknya lebih memperhatikan pada biaya pemesanan dan penyimpanan bahan baku agar produksi tetap dapat berjalan serta meminumkan biaya-biaya lainya. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama pelaksanaan penelitian ini. Penghargaan yang sebesar-besarnya disampaikan kepada pihak UD. Sanfat yang telah memberikan kesempatan, data, serta informasi yang diperlukan sehingga penelitian mengenai pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dapat dilaksanakan dengan baik. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada institusi akademik, dosen pembimbing, serta rekan-rekan yang telah memberikan arahan, masukan, dan dukungan selama proses penelitian hingga penyusunan artikel ilmiah ini. Dukungan yang diberikan sangat membantu dalam penyelesaian penelitian dan analisis data yang dilakukan. Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi UD. Sanfat dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan bahan baku, menekan biaya produksi, serta menjadi referensi bagi pelaku usaha dan peneliti lain dalam penerapan metode Material Requirement Planning pada industri pengolahan pangan dan minuman. 63 Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Budiyanto, D., Hendarto, T. ., Sutarmin, S., & ardianik, A│ Analisis Perbandingan Kualitas Pakan…. Pernyataan Kontribusi Penulis CRediT Statement Mustaqim: Konseptualisasi, Metodologi, Investigasi, Analisis formal, Penulisan – draf asli. Bagus Adi Permana: Kurasi data, Validasi, Visualisasi, Investigasi. Ratna Diah Yuniawati: Supervisi, Administrasi proyek, Penulisan – tinjauan & penyuntingan. Pernyataan Ketersediaan Data Data yang mendukung temuan penelitian ini tersedia dari penulis korespondensi dan dapat diperoleh berdasarkan permintaan yang wajar.. Persetujuan Etik Penelitian ini telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip etika penelitian yang berlaku. Seluruh data dan informasi yang digunakan dalam penelitian diperoleh melalui prosedur yang sah dan telah mendapatkan persetujuan dari pihak terkait. Penelitian ini tidak menimbulkan risiko yang merugikan bagi responden maupun lingkungan penelitian. DAFTAR PUSTAKA [1] R. Che, B. Mirani, M. Panah, X. Chen, H. Luo, and A. Alexandrov, “Identification of RMP24 and RMP64, human ribonuclease MRP-specific protein components,” Cell Rep., vol. 44, no. 6, 2025, doi: 10.1016/j.celrep.2025.115752. [2] J. Wikarek and P. Sitek, “Proactive Scheduling and Routing of MRP-Based Production with Constrained Resources,” Applied Sciences (Switzerland), vol. 15, no. 15, 2025, doi: 10.3390/app15158522. [3] L. Martins, C. Cardeira, and P. Oliveira, “Hybrid Path-Lifting Algorithm and Equivalence of Stability Results for MRP-Based Control Strategies,” IEEE Trans. Automat. Contr., vol. 70, no. 9, 2025, doi: 10.1109/TAC.2025.3565665. [4] Y. Liu et al., “Composition and RNA binding specificity of metazoan RNase MRP,” Nucleic Acids Res., vol. 53, no. 16, 2025, doi: 10.1093/nar/gkaf829. [5] E. M. Smith, J. Ly, S. Haug, and I. M. Cheeseman, “RNase MRP subunit composition and role in 40S ribosome biogenesis,” Nat. Struct. Mol. Biol., 2025, doi: 10.1038/s41594- 025-01690-7. [6] W. Seiringer, K. Altendorfer, T. Felberbauer, B. Bokor, and F. Brockmann, “How periodic forecast updates influence MRP planning parameters: A simulation study,” Simul. Model. Pract. Theory, vol. 142, 2025, doi: 10.1016/j.simpat.2025.103115. [7] T. Ma, Y. Bin Huang, J. Chen, L. Zhang, Y. H. Liu, and C. H. Lu, “MRPL21 promotes HCC proliferation through TP53 mutation-induced apoptotic resistance,” Tissue Cell, vol. 86, 2024, doi: 10.1016/j.tice.2023.102298. [8] J. I. Jaya, T. H. Ningsih, M. F. Taribuka, D. G. E. Faradhiba, I. Fajrianti, and E. A. Mokodompit, “SINERGI PENGELOLAAN PERSEDIAAN, MRP, DAN JIT: STRATEGI EFISIENSI OPERASIONAL DALAM RANTAI PASOK MODERN,” Jurnal HOMANIS: Halu Oleo Manajemen dan Bisnis, vol. 2, no. 2, 2025. [9] J. Indra Jaya, T. Hardiyanti Ningsih, M. Florencia Taribuka, D. Gina Elyka Faradhiba, I. Fajrianti, and E. Agus Mokodompit, “SINERGI PENGELOLAAN PERSEDIAAN, MRP, DAN JIT: STRATEGI EFISIENSI OPERASIONAL DALAM RANTAI PASOK MODERN,” Jurnal HOMANIS: Halu Oleo Manajemen dan Bisnis, vol. 2, no. 2, 2025, doi: 10.55598/homanis.v2i2.106. [10] F. Farchan, Azzatillah, Annisa, and Tiara Fitri Rizkiyah, “Efficiency Improvement in Production Using MRP Method at Kerupuk Udang Kelapa Company,” ORGANIZE: Journal of Economics, Management and Finance, vol. 4, no. 2, 2025, doi: 10.58355/organize.v4i2.152. [11] J. C. Muyulema-Allaica, R. B. Usca-Veloz, F. E. Reyes-Soriano, P. M. Pucha-Medina, and J. F. Hidalgo-Hidalgo, “Framework for the Design of a Demand-Driven MRP (DDMRP) Model from Case Study,” Journal Europeen des Systemes Automatises, vol. 58, no. 2, 2025, doi: 10.18280/jesa.580205. [12] A. Bataineh, Z. M. Shwiyat, and O. Al-Bataineh, “Do strategic management accounting 64 Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Budiyanto, D., Hendarto, T. ., Sutarmin, S., & ardianik, A│ Analisis Perbandingan Kualitas Pakan…. techniques rationalise waste through implementing MRP system in the Jordanian industrial environment?,” International Journal of Procurement Management, vol. 22, no. 2, 2025, doi: 10.1504/IJPM.2025.143995. [13] V. Lukinskiy, V. Lukinskiy, B. Sokolov, and D. Bazhina, “A probabilistic approach to reliability assessment of inventory management strategies in an MRP environment with random yield,” International Transactions in Operational Research, 2025, doi: 10.1111/itor.70096. [14] D. Damand, Y. Lahrichi, and M. Barth, “A first optimization approach to parameterize demand-driven MRP in the presence of multiple products and finite capacity,” Flex. Serv. Manuf. J., vol. 37, no. 2, 2025, doi: 10.1007/s10696-024-09536-y. [15] R. Amelia, “Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kopi pada CV. Mahkota Jaya Abadi Padangsidimpuan,” 2017. [16] A. Nur Aisa et al., “EVALUASI PENANGANAN KETERLAMBATAN MATERIAL PADA USAHA KAYU CILIK MENGGUNAKAN METODE MRP 1 (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING 1) MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUK,” Jurnal Simanis, vol. 4, 2025. [17] A. Saepuloh and T. Ihsan, “Analisis Pengendalian Persediaan Komponen Panel Lower in Board Metode Material Requirement Planning ( MRP ) dengan Lot Sizing Fixed Order Quantity,” Journal Of Social Science Research, vol. 5, 2025. [18] C. Sun, Z. Li, L. Guo, C. Zhu, B. Xu, and H. Qin, “Prognostic significance of serum Mrp 8/14 in acute respiratory distress syndrome induced by pulmonary and extrapulmonary sepsis: A retrospective controlled study,” Respir. Med., vol. 249, 2025, doi: 10.1016/j.rmed.2025.108417. [19] W. E. Aprilian, S. Marliani, and J. Yuliawati, “Analisis Persediaan Bahan Baku Kedelai Menggunakan Metode EOQ pada Industri Rumahan Keripik Tempe Memey,” Al- Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, vol. 6, no. 3, pp. 3652–3660, 2023, doi: 10.47467/alkharaj.v6i3.5320. [20] S. Wardani, S. Rahayuningsih, and A. Komari, “Analisis Pengendalian Ketersediaan Bahan Baku Di PT. Akasha Wira Internasional, Tbk Menggunakan Metode EOQ,” JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri, vol. 2, no. 1, p. 22, 2020, doi: 10.30737/jurmatis.v2i1.860. [21] A. A. Ramadhani and S. Nugroho, “Pengendalian Persediaan Sparepart Mesin Produksi Pada PT Semen Gresik Pabrik Rembang Menggunakan Metode EOQ dan POQ,” Prosiding SENIATI, vol. 6, no. 1, pp. 199–206, 2022, doi: 10.36040/seniati.v6i1.4944. [22] S. Purnamadewi, S. Purnamasari, and T. Sriwidadi, “Planning and Controlling Raw Material of Balado Seasoning Using Material Requirements Planning (MRP) Method,” in Proceedings of the 7th North American International Conference on Industrial Engineering and Operations Management, Orlando, Florida, USA: IEOM Society International, 2023, pp. 1627–1635. doi: 10.46254/na07.20220380. [23] D. Mayasari, “Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Eoq (Economic Order Quantity) Pada Pt. Suryamas Lestari Prima,” Bis-a, vol. 10, no. 02, pp. 44–50, 2021, doi: 10.55445/bisa.v10i02.10. [24] S. Yazid, “Kipas Portable dengan Menggunakan MRP Metode EOQ,” Talenta Conference Series: Energy & Engineering (EE), vol. 5, no. 1, pp. 664–670, 2022, doi: 10.32734/ee.v5i2.1633. [25] A. P. Putra, J. Arifin, and D. Parlindungan, “Aplikasi Metode EOQ Dalam Efisiensi Total Biaya Persediaan dan Optimasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Thinner di PT. XYZ,” Jurnal Serambi Engineering, vol. 8, no. 3, pp. 6680–6687, 2023, doi: 10.32672/jse.v8i3.6296. [26] I. G. Katiandagho, “Analisis dan Perancangan ROP , EOQ , Safety Stock Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada Rumah Makan Bubur Ayam Citarasa Analysis and design of ROP , EOQ , Safety Stock Inventory Control System of Raw Materials on Restaurant Bubur Ayam Citarasa,” vol. 02, no. 01, pp. 45–65, 2021. [27] Wibowo, Hamdani Nurbahri, and Heri, “Analisa Perencanaan Kebutuhan Bahan 65 Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Budiyanto, D., Hendarto, T. ., Sutarmin, S., & ardianik, A│ Analisis Perbandingan Kualitas Pakan…. Dengan Kriteria Minimasi Biaya Persediaan Bahan Baku Pada Pt. Fajar Utama Furnishing Bekasi,” Spektrum Industri, vol. 15, no. 1, pp. 27–36, 2017. [28] Z. Zaharuddin, A. Alfyan, B. S. Kusuma, and A. A. Syarif, “Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Udang Di Pt. Bahari Makmur Sejati Medan,” Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan, vol. 10, no. 1, pp. 33–38, 2021, doi: 10.47662/alulum.v10i1.188. 66