Sintesis Silika dari Abu Terbang (Fly Ash) Batubara PT YTL Paiton secara Batch

Authors

  • Country of Nadya Rizkita Nadya Rizkita Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia
  • Country of Diana Novita Sari Diana Novita Sari Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia
  • Country of Aulia Firda Alfiana Aulia Firda Alfiana Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia
  • Country of Theresia Dea Randha Rosalina Theresia Dea Randha Rosalina Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55757/ekliptika.v5i1.456

Keywords:

abu terbang, ekstraksi alkali, KOH, NaOH, silika

Abstract

Abu terbang batubara merupakan bahan baku potensial untuk memperoleh silika melalui ekstraksi
alkali dan pengendapan asam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh jenis reaktan, suhu, dan
rasio bahan baku terhadap perolehan produk pada sintesis silika secara batch dari abu terbang PT YTL
Paiton. Ekstraksi dilakukan menggunakan NaOH dan KOH pada suhu 75, 85, 95, dan 105 °C. Rasio bahan
baku terhadap reaktan yang dilaporkan adalah 1:10,09; 1:12,61; dan 1:15,13 untuk NaOH serta 1:7,34;
1:9,17; dan 1:11 untuk KOH. Komposisi awal dianalisis menggunakan X-ray fluorescence, sedangkan
produk dievaluasi secara gravimetri dan menggunakan scanning electron microscopy. Kandungan SiO₂
awal sebesar 11% menghasilkan massa silika teoritis 2,75 g dalam 25 g abu terbang. Massa produk
tertinggi diperoleh pada 95 °C, yaitu 2,904 g dengan NaOH pada rasio 1:15,13 dan 1,184 g dengan KOH
pada rasio 1:11, dengan yield gravimetri masing-masing 105,60% dan 43,05%. Nilai di atas 100%
menunjukkan bahwa massa produk tidak dapat diperlakukan sebagai massa silika murni. Citra SEM
menunjukkan fitur partikel berukuran 37,99–67,97 nm pada produk NaOH dan 36,51–76,27 nm pada
produk KOH. Hasil penelitian menunjukkan potensi pemanfaatan abu terbang sebagai sumber produk
berbasis silika, dengan kebutuhan verifikasi kemurnian dan kinerja adsorpsi.

References

[1] A. Ardiansah, R. Hakim, dan M. A. Albar J, “Ekstraksi besi oksida (Fe O ) dari limbah abu

terbang (fly ash) sebagai upaya pengembangan industri ramah lingkungan,” JNSTA

ADPERTISI Journal, vol. 3, no. 2, hlm. 7–11, 2023, doi: 10.62728/jnsta.v3i2.435.

[2] D. M. Anggia dan Suprapto, “Pemurnian silika pada abu layang dari pembangkit listrik di

Paiton (PT YTL) dengan pelarutan asam klorida dan aqua regia,” Jurnal Sains dan Seni ITS,

vol. 5, no. 2, 2016, doi: 10.12962/j23373520.v5i2.17415.

[3] J. D. S. Caroles, “Ekstraksi silika yang terkandung dalam limbah abu terbang batu bara,”

Fullerene Journal of Chemistry, vol. 4, no. 1, hlm. 5–7, 2019, doi: 10.37033/fjc.v4i1.43.

[4] U. O. Aigbe, K. E. Ukhurebor, R. B. Onyancha, O. A. Osibote, H. Darmokoesoemo, dan H. S.

Kusuma, “Fly ash-based adsorbent for adsorption of heavy metals and dyes from aqueous

solution: A review,” Journal of Materials Research and Technology, vol. 14, hlm. 2751

2774, 2021, doi: 10.1016/j.jmrt.2021.07.140.

[5] S. Aisah, Z. Zulfikar, dan Y. A. Sulistiyo, “Sintesis silika gel berbasis fly ash batu bara PLTU

Paiton sebagai adsorben zat warna Rhodamin B,” Berkala Sainstek, vol. 6, no. 1, hlm. 31,

2018, doi: 10.19184/bst.v6i1.7761.

[6] M. N. R. Nurrohmat, E. Dewi, dan R. Junaidi, “Pemanfaatan fly ash dari sisa pembakaran

batubara PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang dalam pembuatan silika gel sebagai adsorben

limbah zat warna methylene blue,” Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 7, no. 3, hlm. 21917

21924, 2023, doi: 10.31004/jptam.v7i3.9992.

[7] O. G. H. F. Purba, R. Yanda, A. Munandar, F. C. Alam, dan T. Taher, “COD’s level reduction of

tofu industrial wastewater by using activated coal fly ash as adsorbent,” IOP Conference

Series: Earth and Environmental Science, vol. 1317, no. 1, art. 012023, 2024, doi:

10.1088/1755-1315/1317/1/012023.

[8] Z. T. Yao, X. S. Ji, P. K. Sarker, J. H. Tang, L. Q. Ge, M. S. Xia, dan Y. Q. Xi, “A comprehensive

review on the applications of coal fly ash,” Earth-Science Reviews, vol. 141, hlm. 105–121,

2015, doi: 10.1016/j.earscirev.2014.11.016.

[9] M. Gao, Q. Ma, Q. Lin, J. Chang, dan H. Ma, “A novel approach to extract SiO from fly ash and

its considerable adsorption properties,” Materials & Design, vol. 116, hlm. 666–675, 2017,

doi: 10.1016/j.matdes.2016.12.028.

[10] M. Asof, S. Arita, Mukiat, Luthfia, W. Andalia, dan M. Naswir, “Analisis karakteristik, potensi

dan pemanfaatan fly ash dan bottom ash PLTU industri pupuk,” Jurnal Teknik Kimia, vol.

28, no. 1, hlm. 44–50, 2022, doi: 10.36706/jtk.v28i1.977.

Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan

Sintesis Silika dari Abu Terbang Batubara

[11] N. H. Haryanti, “Uji abu terbang PLTU Asam Asam sebagai bahan pembuatan bata ringan,”

Jurnal Fisika Flux, vol. 11, no. 2, hlm. 127–137, 2014, doi: 10.20527/flux.v11i2.2675.

[12] N. P. Putri, M. A. Muslim, J. G. Sitorus, D. L. Putra, dan Marjenah, “Extraction of ketapang

seeds (Terminalia catappa Linn) as raw material of biodiesel,” Konversi, vol. 7, no. 1, hlm.

10, 2019, doi: 10.20527/k.v7i1.4870.

[13] E. Mastuti, “Pengaruh variasi kecepatan putar dan ratio bahan pada hidrolisa tepung kulit

singkong,” Ekuilibrium, vol. 11, no. 2, 2012, doi: 10.20961/ekuilibrium.v11i2.2218.

[14] A. F. Fadli, R. T. Tjahjanto, dan Darjito, “Ekstraksi silika dalam lumpur Lapindo

menggunakan metode kontinyu,” Kimia Student Journal, vol. 1, no. 2, hlm. 182–187, 2013.

[15] A. Retnosari, “Ekstraksi dan penentuan kadar silika (SiO ) hasil ekstraksi dari abu terbang

(fly ash) batubara,” Universitas Jember, 2013.

[16] N. Rizkita, S. Machmudah, Wahyudiono, S. Winardi, T. Adschiri, dan M. Goto,

“Phytochemical compounds extraction from Orthosiphon aristatus, Andrographis

paniculata, Gynura segetum using hydrothermal method: Experimental kinetics and

modeling,” South African Journal of Chemical Engineering, vol. 46, hlm. 330–342, 2023,

doi: 10.1016/j.sajce.2023.08.010.

[17] P. S. Utama, “Pengaruh suhu dan waktu pada ekstraksi silika dari abu terbang (fly ash)

batubara,” 2013.

[18] A. Balandis dan A. Traidaraite, “The influence of Al containing component on synthesis of

analcime of various crystallographic systems,” Materials Science-Poland, vol. 25, no. 3, hlm.

637–647, 2007.

[19] X. Querol, N. Moreno, J. C. Umaña, A. Alastuey, E. Hernández, A. López-Soler, dan F. Plana,

“Synthesis of zeolites from coal fly ash: An overview,” International Journal of Coal

Geology, vol. 50, no. 1–4, hlm. 413–423, 2002, doi: 10.1016/S0166-5162(02)00124-6.

[20] Suartika, “Modifikasi zeolit dengan menambahkan karbon aktif dari alang-alang (Imperata

silindrika) sebagai adsorben gas CO dari kendaraan bermotor,” Politeknik Negeri

Bandung, 2012.

Published

2024-07-29

How to Cite

Rizkita, N., Sari, D. N., Alfiana, A. F., & Rosalina, T. D. R. (2024). Sintesis Silika dari Abu Terbang (Fly Ash) Batubara PT YTL Paiton secara Batch . Ekliptika, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.55757/ekliptika.v5i1.456

Issue

Section

Articles