Perencanaan Distribusi Infus dengan Pendekatan DRP dan VRP di PT Satoria Aneka Industri Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.55757/ekliptika.v5i1.488Keywords:
biaya operasional, distribusi infus, DRP, EOQ, VRPAbstract
Perencanaan distribusi infus memerlukan kesesuaian antara kebutuhan persediaan, ukuran
pengiriman, dan rute kendaraan. Penelitian ini mengkaji distribusi produk RL 500 mL dan NS 500
mL di PT Satoria Aneka Industri Surabaya menggunakan kerangka Distribution Requirements
Planning (DRP) dan Vehicle Routing Problem (VRP). Analisis deskriptif menggunakan rekap
permintaan Oktober–Desember 2022 serta data EOQ, persediaan pengaman, jarak, waktu, dan
biaya yang dilaporkan. Total permintaan tiga rumah sakit mencapai 9.842.000 botol, terdiri atas
6.344.000 botol RL dan 3.498.000 botol NS. Jumlah nilai EOQ yang dilaporkan adalah 4.323.896
botol dan tidak diperlakukan sebagai muatan satu truk. Penjumlahan ulang jarak per tujuan
menghasilkan 184,9 km dengan waktu 17.040 detik atau 4 jam 44 menit. Urutan pengiriman yang
diusulkan adalah Surabaya–Bangil–Nganjuk–Sidoarjo, dengan jumlah tiga jarak segmen yang
dilaporkan sebesar 304,5 km; ruas kembali ke depot belum tersedia. Biaya perusahaan sebesar
Rp6.480.000 belum dapat dibandingkan dengan biaya usulan karena rincian pembanding tidak
disertakan. Kajian menyediakan dasar penataan data dan evaluasi distribusi, tetapi belum
membuktikan rute optimum maupun besarnya penghematan.
References
[1] M. Ngantung dan A. H. Jan, “Analisis peramalan permintaan obat antibiotik pada Apotik Edelweis Tatelu,”
Jurnal EMBA, vol. 7, no. 4, hlm. 4859–4867, 2019, doi: 10.35794/emba.v7i4.25439.
[2] A. Nurlifa dan S. Kusumadewi, “Sistem peramalan jumlah penjualan menggunakan metode moving
average pada Rumah Jilbab Zaky,” INOVTEK Polbeng Seri Informatika, vol. 2, no. 1, hlm. 18–25, 2017.
[3] E. Febrianto, Z. F. Hunusalela, dan A. T. Prasasty, “Penerapan metode Distribution Requirement Planning
untuk meminimasi biaya distribusi PT Sekeluarga,” Jurnal Rekayasa Sistem Industri, vol. 6, no. 1, hlm.
13–19, 2020, doi: 10.33884/jrsi.v6i1.2016.
[4] A. R. Gifari dan H. Suliantoro, “Penjadwalan lifting produk Premium-88 dan Pertamax-92 menggunakan
metode Distribution Requirement Planning (DRP) dalam mengantisipasi peramalan demand per
periode Maret–April 2016,” Industrial Engineering Online Journal, vol. 7, no. 2, 2018.
[5] Z. S. Zahra dan F. Fahma, “Implementasi metode MRP untuk pengendalian bahan baku produk ABC pada
PT XYZ,” dalam Seminar dan Konferensi Nasional IDEC 2020, hlm. B07.1–B07.11, 2020.
[6] A. Ferdiansyah, S. A. Sholihah, M. Rifni, E. S. Grets, J. K. Situmorang, dan I. Oktaviany, “Analisis
perencanaan rute pengiriman barang menggunakan metode Vehicle Routing Problem (VRP),” Jurnal
Sistem Transportasi dan Logistik, vol. 1, no. 1, hlm. 4–9, 2021.
[7] G. B. Dantzig dan J. H. Ramser, “The truck dispatching problem,” Management Science, vol. 6, no. 1, hlm.
80–91, 1959, doi: 10.1287/mnsc.6.1.80.
[8] G. Clarke dan J. W. Wright, “Scheduling of vehicles from a central depot to a number of delivery points,”
Operations Research, vol. 12, no. 4, hlm. 568–581, 1964, doi: 10.1287/opre.12.4.568.
[9] G. Laporte, “The vehicle routing problem: An overview of exact and approximate algorithms,” European
Journal of Operational Research, vol. 59, no. 3, hlm. 345–358, 1992, doi: 10.1016/0377
2217(92)90192-C.
[10] M. M. Solomon, “Algorithms for the vehicle routing and scheduling problems with time window
constraints,” Operations Research, vol. 35, no. 2, hlm. 254–265, 1987, doi: 10.1287/opre.35.2.254.
[11] F. W. Harris, “How many parts to make at once,” Operations Research, vol. 38, no. 6, hlm. 947–950,
1990, doi: 10.1287/opre.38.6.947. Cetak ulang artikel tahun 1913.
[12] H. M. Wagner dan T. M. Whitin, “Dynamic version of the economic lot size model,” Management Science,
vol. 5, no. 1, hlm. 89–96, 1958, doi: 10.1287/mnsc.5.1.89.
[13] G. D. Eppen dan R. K. Martin, “Solving multi-item capacitated lot-sizing problems using variable
redefinition,” Operations Research, vol. 35, no. 6, hlm. 832–848, 1987, doi: 10.1287/opre.35.6.832.
[14] W. J. Bell dkk., “Improving the distribution of industrial gases with an on-line computerized routing and
scheduling optimizer,” Interfaces, vol. 13, no. 6, hlm. 4–23, 1983, doi: 10.1287/inte.13.6.4.
[15] A. M. Campbell dan M. W. P. Savelsbergh, “A decomposition approach for the inventory-routing
problem,” Transportation Science, vol. 38, no. 4, hlm. 488–502, 2004, doi: 10.1287/trsc.1030.0054.
[16] L. C. Coelho, J.-F. Cordeau, dan G. Laporte, “Thirty years of inventory routing,” Transportation Science,
vol. 48, no. 1, hlm. 1–19, 2014, doi: 10.1287/trsc.2013.0472.
[17] S. Ichoua, M. Gendreau, dan J.-Y. Potvin, “Vehicle dispatching with time-dependent travel times,”
European Journal of Operational Research, vol. 144, no. 2, hlm. 379–396, 2003, doi: 10.1016/S0377
2217(02)00147-9.
[18] T. Bektaş dan G. Laporte, “The pollution-routing problem,” Transportation Research Part B:
Methodological, vol. 45, no. 8, hlm. 1232–1250, 2011, doi: 10.1016/j.trb.2011.02.004.
[19] E. Demir, T. Bektaş, dan G. Laporte, “A review of recent research on green road freight transportation,”
European Journal of Operational Research, vol. 237, no. 3, hlm. 775–793, 2014, doi:
10.1016/j.ejor.2013.12.033.
[20] G. Laporte, “Fifty years of vehicle routing,” Transportation Science, vol. 43, no. 4, hlm. 408–416, 2009,
doi: 10.1287/trsc.1090.0301
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ekliptika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


