Pembinaan Ketrampilan Kerja Bagi Tenaga Kerja dan Masyarakat Bidang Industri Kecil Jamur
DOI:
https://doi.org/10.55757/maslahat.v1i1.103Keywords:
Pembinaan Ketrampilan Kerja, Tenaga Kerja, Pemberdayaan Masyarakat, Bidang Industri Kecil Jamur, Jamur tiram, Olahan jamur tiram, Makanan sehatAbstract
Pleurotus ostreatus atau biasa dikenal di masyarakat adalah jamur tiram. Jamur tirammerupakan salah satu jenis jamur kayu yang memiliki cita rasa yang khas mirip dengan dagingayam. Kandungan gizi pada jamur yang paling dominan adalah kandungan protein nyasebanyak 17,5-27%, sedangkan kandungan lemaknya sebanyak 1,6-8% dan kandungan serat pangannya sebanyak 8-11,5%. Jenis olahan makanan dan minuman yang bisa dibuat dari jamurtiram antara lain; keripik, kerupuk, abon, sate jamur, aneka frozen food seperti bakso,martabak, nugget dan lain-lain. Jamur tiram banyak di budidayakan masyarakat Indonesia salah satunya di Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Umumnya petani jamur di Desa Pohgading menjual jamur tiram dalam bentuk segar setelah dipanen. Jamur segar hanya mampu bertahan 24 jam jika disimpan di suhu kamar atau suhu dingin 1o C-5 o C sekitar 4-5 hari. Permasalahan petani Jamur di Desa Pohgading saat ini adalah belum mampu mengolah jamur menjadi olahan makanan karena tidak mempunyai keterampilan dalam mengolah jamur tiram menjadi produk yang mempunyai masa simpan yang lebih lama dan bernilai ekonomis tinggi. Berangkat dari rasa keperdulian dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat maka team dosen Program Studi Teknologi Hasil Petanian ITSNU Pasuruan bekerjasama dengan Disperindag Kabupaten Pasuruan mengadakan program Pembinaan dan Pelatihan Ketrampilan Kerja bagi Tenaga Kerja dan Masyarakat (Pembinaan dan Pelatihan Kewirausahaan) Industri Kecil Jamur. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah ceramah dan praktek pengolahan dan pengemasan olahan jamur tiram.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Maslahat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




