Pemanfaatan Limbah Paralon dan Gelang Gelas Plastik Menjadi Rak Portable Di Desa Kejagan

Authors

  • Country of Rif'an Fauzi Rif'an Fauzi STITNU Al-Hikmah Mojokerto

DOI:

https://doi.org/10.55757/maslahat.v5i2.1196

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dirancang untuk meningkatkan nilai limbah anorganik yang selama ini dijual mentah dengan harga rendah. Mengadopsi pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), inisiatif ini memanfaatkan aset fisik berupa paralon bekas dan gelas plastik serta aset sosial Karang Taruna sebagai penggerak utama kegiatan. Kegiatan utama meliputi inventarisasi aset lokal, pelatihan teknis pengolahan limbah, dan pendampingan pemasaran produk bernilai tambah. Pemuda Karang Taruna dilatih membuat rak sandal portabel yang fungsional untuk fasilitas umum desa serta berpotensi menjadi produk ekonomi kreatif. Evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan teknis peserta, pergeseran persepsi masyarakat terhadap nilai limbah, pengurangan pencemaran lingkungan, serta peningkatan kapasitas organisasi sosial di tingkat desa. Selain manfaat lingkungan dan sosial, program membuka peluang pendapatan baru melalui pengembangan produk dan jaringan distribusi lokal. Keberhasilan program menegaskan efektivitas pendekatan berbasis aset dalam membangun ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Rekomendasi meliputi penguatan model bisnis komunitas, dukungan akses pasar, dan replikasi kegiatan di desa lain untuk memperluas dampak ekonomi dan lingkungan.

References

Adi, N. D., Damar, A., & Adrianto, L. (2017). Pemanfaatan Sampah Plastik untuk Bahan Baku Produk Bernilai Ekonomis. Jurnal Teknik Lingkungan, 6(3), 45-58.

Amelia, W. R., Prayudi, A., Khairunnisak, K., & Febrizaldy, F. C. (2022). Edukasi Warga Desa Sembahe Baru dalam Rangka Peningkatan Penghasilan Melalui Ekonomi Kreatif Pengolahan Sampah Plastik. Pelita Masyarakat, 4(1), 92-100.

Ellen MacArthur Foundation. (2017). Towards the Circular Economy: Accelerating the Scale-up across Global Supply Chains. Cowes: Ellen MacArthur Foundation.

Fauzi, A., & Rahmawati, E. (2022). Pemberdayaan Anggota Karang Taruna melalui Pelatihan Pemanfaatan Limbah Plastik di Desa Sukoreno. Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat, 10(1), 1-12.

Gallopin, G. C. (2017). Linkages between Vulnerability, Resilience, and Adaptive Capacity. Global Environmental Change, 16(3), 293-303.

Hidayat, R., & Nurhayati, S. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick dan Rak Sepatu di Desa Tambakmekar. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 145-158.

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building Communities from the Inside Out: A Path Toward Finding and Mobilizing A Community's Assets. Chicago: ACTA Publications.

Nugraheni, D., & Hartono, B. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Melalui Daur Ulang Sampah Rumah Tangga. AKUNSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 3(2), 134-147.

Pratiwi, I., Santoso, B., & Wijaya, K. (2022). Model Pendekatan Ekonomi Sirkular dalam Mengelola Sampah Plastik di Daerah Rural Indonesia. Jurnal Lingkungan Berkelanjutan, 9(1), 67-82.

Rizal, M. R., Genda, M., & Ridha, R. (2025). Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Tanjung Neraca, Aceh Tamiang Melalui Pelatihan Kreatif Daur Ulang Limbah Plastik Sachet Deterjen Cair. Martabe: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(3), 1023-1038.

Sari, D. P., Nugroho, H., & Pratama, I. (2026). Kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa Denai Lama: Mengubah Sampah Plastik Menjadi Paving Block untuk Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Indonesia, 7(1), 23-38.

Ward, J. (2021). Asset-Based Community Development in Rural Economic Empowerment. Journal of Community Development, 15(3), 234-248.

Wibowo, A., & Santoso, I. (2022). Pemberdayaan Masyarakat melalui Metode ABCD (Asset-Based Community Development) di Desa Pecalongan. Sasambo Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 156-170.

Downloads

Published

2025-06-20