Evaluasi Pemenuhan Kebutuhan Anak Pada Struktur Kurikulum Dalam Pendidikan Inklusif Di Sekolah

Authors

  • Country of Fin Fin Nadliroh Fin Fin Nadliroh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia
  • Country of Muhammad Muhsin Arumawan Muhammad Muhsin Arumawan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia
  • Country of Putri Budianto Putri Budianto Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia
  • Country of Balya Ziaulhaq Achmadin Balya Ziaulhaq Achmadin Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55757/ashlach.v4i01.1103

Keywords:

Pendidikan inklusif, struktur kurikulum, kebutuhan anak, evaluasi kurikulum

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan transformasi mendasar dalam sistem pendidikan yang menjamin hak belajar bagi seluruh peserta didik tanpa diskriminasi, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Keberhasilan implementasi pendidikan inklusif sangat ditentukan oleh desain struktur kurikulum yang adaptif, responsif, dan berpusat pada kebutuhan individual siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis dukungan regulatif struktur kurikulum nasional, mengevaluasi kesenjangan implementasi di lapangan, serta merumuskan strategi pengembangan manajemen kurikulum yang lebih inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (systematic literature review) terhadap 12 artikel jurnal ilmiah bereputasi yang diterbitkan antara tahun 2023-2025, dengan tahapan seleksi PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka telah memberikan kerangka regulatif yang fleksibel melalui diferensiasi pembelajaran, integrasi Program Pembelajaran Individual (PPI), dan penilaian autentik berbasis perkembangan holistik. Namun, dari 12 sumber yang dianalisis, sebelas (91,7%) mengidentifikasi kesenjangan implementasi yang signifikan, dengan hambatan utama berupa kelangkaan Guru Pembimbing Khusus (GPK), rendahnya kompetensi ortopedagogik guru reguler, keterbatasan sarana aksesibel, dan lemahnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Strategi pengembangan kurikulum adaptif yang direkomendasikan mencakup penerapan Teaching at the Right Level (TaRL), pembelajaran berdiferensiasi, optimalisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD), dan penguatan kolaborasi multipihak. Temuan ini menegaskan bahwa realisasi pendidikan inklusif yang bermakna mensyaratkan transformasi struktural, kultural, dan instruksional yang komprehensif dan berkelanjutan.

References

Amaliyah, H., Oktapia, E., & Mastio, R. (2025). Kurikulum merdeka sebagai upaya dalam mewujudkan pendidikan inklusif di Indonesia. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 37–47.

Dewi, W. P., Sudadio, S., & Fadlullah, F. (2024). Implementasi Pendidikan Inklusif pada Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif Jenjang SMP di Kota Tangerang. Journal of Education Research, 5(1), 643–650.

Hanif, M., & Rijal, S. (2026). Inclusive Education Management through Community Service Programs: Efforts to Achieve Access and Educational Equity. Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat (TIRAKAT), 3(2), 585–598.

Hutapea, K., & Marmoah, S. (2026). Identifikasi Akar Masalah dan Solusi Manajemen Layanan Khusus Bagi ABK di Sekolah Dasar Inklusi: Pendekatan Fishbone Berbasis Systematic Literature Review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1).

Mustika, D., Assyifa, A., Rahmawati, S., & others. (2025). Evaluasi Kurikulum Sekolah Dasar Dalam Mendukung Implementasi Pendidikan Inklusi. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(5), 438–441.

Oktarianto, M. L., & Ramadhani, S. (2025). Pengembangan Kurikulum Berbasis Keterampilan Abad ke-21 untuk Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar. TARUNATEACH: Journal of Elementary School, 03(01), 35–41.

Pangesti, V., & Salim, A. (2025). Curriculum for Children with Special Needs at Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten: Kurikulum Anak Berkebutuhan Khusus di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Indonesian Journal of Education Methods Development, 20(1), 10–21070.

Psikologi, P. M., Pascasarjana, S., & Surakarta, U. M. (2017). Dinamika penerimaan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. 4(1), 18–23.

Putria, A. M., Fiqriahb, A., Zullinc, A. Z. P., Setiawatid, M., & Utama, H. B. (2025). Kebijakan Dan Manajemen Kurikulum Dalam Pendidikan Inklusif: Menyusun Strategi Untuk Kesetaraan Pendidikan. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan, 02(01), 295–302.

Siregar, D., Sabrina, A., Sihotang, E. S., Khadijah, S., Manihuruk, S., & Puteri, A. (2025). Strategi Inovatif dalam Mengembangkan Pendidikan Inklusif: Pelatihan Peran Guru, Fasilitas Memadai, dan Kolaborasi Efektif. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(2 SE-Articles), 2094–2104. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i2.2868

Sola, E., Djasdar, M., & Rinayanti, R. (2025). Mengembangkan Kurikulum Responsif untuk Pendidikan Inklusif: Strategi untuk Meningkatkan Akses dan Kesetaraan dalam Pendidikan Dasar. TSAQOFAH, 5(5), 4400–4407. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i5.6799

Ummah, R., Safara, N. S. T., Kurnilasari, A. R. U., Dimas’udah, H. R., & Sukma, V. A. M. (2023). Tantangan atau hambatan dalam menerapkan pendidikan inklusi. Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 2(1), 111–118.

Published

2026-04-30

How to Cite

Nadliroh, F. F., Arumawan, M. M., Budianto, P., & Achmadin, B. Z. (2026). Evaluasi Pemenuhan Kebutuhan Anak Pada Struktur Kurikulum Dalam Pendidikan Inklusif Di Sekolah. Ashlach : Journal of Islamic Education, 4(01), 142–151. https://doi.org/10.55757/ashlach.v4i01.1103