Kontekstualisasi Pendidikan Agama Islam melalui Nilai Aswaja An-Nahdliyah pada Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian

Authors

  • Country of Makhfud Syawaludin Makhfud Syawaludin
  • Country of Pinctada Putri Pamungkas Pinctada Putri Pamungkas Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan
  • Country of Mohd Syaubari bin Othman Mohd Syaubari bin Othman Universiti Pendidikan Sultan Idris

DOI:

https://doi.org/10.55757/ashlach.v3i2.1246

Keywords:

Aswaja An-Nahdliyah, Etika Profesional, Industri Pangan Halal, Kontekstualisasi Pendidikan Agama Islam

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian memaknai dan menginternalisasikan nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah, yaitu tawassuth, tawazun, i'tidal, dan tasamuh, dalam menghadapi tantangan industri pangan halal, transformasi digital, dan keberagaman masyarakat Indonesia. Metodologi: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan strategi studi dokumentasi terhadap tiga jawaban esai mahasiswa pada mata kuliah Aswaja, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Temuan: Diperoleh empat tema utama, yaitu (1) Aswaja sebagai landasan etika profesional yang tercermin dalam kejujuran ilmiah dan tanggung jawab keamanan pangan; (2) internalisasi nilai Aswaja dalam menghadapi industri halal dan era digital yang menumbuhkan sikap kritis-adaptif terhadap teknologi; (3) Aswaja sebagai fondasi moderasi beragama dalam kehidupan multikultural; dan (4) implikasinya bagi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam yang lebih kontekstual. Implikasi: Temuan ini relevan bagi pengembangan metode pembelajaran Aswaja berbasis keterampilan berpikir tingkat tinggi, baik pada pendidikan tinggi vokasi maupun pendidikan menengah kejuruan. Orisinalitas: Penelitian ini mengisi kesenjangan kajian internalisasi Aswaja yang selama ini didominasi konteks pesantren dan organisasi kemahasiswaan, dengan menelusurinya pada mahasiswa bidang sains terapan.

References

Anwar, M. A. (2026). Internalisasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah melalui Sekolah Aswaja di perguruan tinggi. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 6(1), 144–155. https://doi.org/10.59240/kjsk.v6i1.614

Apriliyani, F., Munajat, M., Fatmasari, D., & Jaelani, A. (2025). Digitalisasi dan transformasi teknologi dalam pengembangan industri halal di era ekonomi digital. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 4(2), 221–227. https://doi.org/10.37968/jhesy.v4i2.1851

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education: An introduction to theories and methods (5th ed.). Pearson.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Halimah, H., Ramadan, K., & Lisnawati, L. (2026). Peran teknologi dan inovasi dalam manajemen halal pada industri makanan di era Industri 4.0. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(4), 996–1015. https://doi.org/10.61722/jinu.v3i4.10579

Jamil, M. R. M., Mat Noh, N., Idris, N., Othman, M. S., & Md Zalli, M. M. (2023). Enhancing higher order thinking skills among TVET students: HyperDocs as a tool for TVET teachers. Jurnal Kejuruteraan, SI 6(2), 31–43. https://doi.org/10.17576/jkukm-2023-si6(2)-04

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Masdah, S., Meilantika, A. D., Nurbaiti, N., & Salsabila, N. (2025). Analisis open coding, axial coding, dan selective coding dalam eksplorasi kebutuhan informasi digital untuk mendukung pengasuhan anak Down Syndrome. Jurnal Ners, 9(4), 7492–7502.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Rev. ed.). Remaja Rosdakarya.

Nawawi, A. (2026). Indonesia internalisasi nilai Aswaja An-Nahdliyyah dalam kerangka Islam Nusantara dan implementasinya pada Pendidikan Agama Islam. Ma'arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies, 5(1), 107–115.

Othman, M. S., & Kassim, A. Y. (2017). Teaching practice of Islamic education teachers based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) in primary school in Malaysia: An overview of the beginning. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 7(3), 401–415.

Purwanto, Y., Qowaid, Q., & Fauzi, R. (2019). Internalisasi nilai moderasi melalui Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 17(2), 110–124.

Rahmat, R., & Khoiriyah, M. (2023). Moderasi dalam pembelajaran agama Islam di madrasah dan perguruan tinggi. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 121–148.

Sari, D. I., Darlis, A., Silaen, I. S., Ramadayanti, R., & Tanjung, A. A. A. (2023). Moderasi beragama dalam pendidikan Islam di Indonesia. Journal on Education, 5(2), 2202–2221. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.873

Strauss, A., & Corbin, J. (1998). Basics of qualitative research: Techniques and procedures for developing grounded theory (2nd ed.). SAGE Publications.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Published

2025-10-20

How to Cite

Syawaludin, M., Pamungkas, P. P., & Othman, M. S. bin. (2025). Kontekstualisasi Pendidikan Agama Islam melalui Nilai Aswaja An-Nahdliyah pada Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian. Ashlach : Journal of Islamic Education, 3(2), 87–102. https://doi.org/10.55757/ashlach.v3i2.1246