Dialektika Santri dan Kitab: Peran Bahtsul Masa’il dalam Pemahaman Kitab Fathul Qorib
Keywords:
Bahtsul Masail, Kitab Kuning, Fathul QoribAbstract
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang berperan penting dalam membentuk generasi berakhlak melalui kajian mendalam terhadap ilmu agama, khususnya kitab kuning. Salah satu metode khas yang digunakan adalah Bahtsul Masa’il, yang mendorong santri berpikir kritis dan argumentatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode Bahtsul Masa’il di Pondok Pesantren Darumafatihil Ulum Podokaton, tingkat pemahaman santri terhadap kitab Fathul Qorib, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Bahtsul Masa’il dilakukan melalui tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan (melibatkan pembagian kelompok, pembacaan kitab, diskusi, dan i’tirad), serta evaluasi. Metode ini efektif dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap kitab Fathul Qorib dan melatih mereka berpikir kritis. Faktor penghambat meliputi lemahnya penguasaan bahasa Arab dan kurangnya minat santri, sedangkan faktor pendukung mencakup aturan yang baik, jadwal khusus, ketersediaan referensi, serta keterlibatan alumni sebagai pembimbing.
References
Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.
Anam, A. K. (2018). Bahtsul Masail dan Kitab Kuning Di Pesantren. The International Journal of Pegon: Islam Nusantara Civilization, 1(01), 103–138.
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).
Anwar, A., & Maman, M. (2022). Perkembangan PeSantren Antara Harapan Dan Tantangan. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(3), 1037–1048.
Azra, A. (1999). Pendidikan Islam: tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Logos Wacana Ilmu.
Basit, A. (2013). Filsafat dakwah. Rajawali Pers.
Dacholfany, M. I. (2017). Inisiasi strategi manajemen lembaga pendidikan Islam dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia islami di Indonesia dalam menghadapi era globalisasi. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 1(01).
Hadi, S. (2019). Metodologi riset.
Helmi, A. M., & Hanifuddin, H. (2023). Kontribusi Kegiatan Bahtsul Masail dalam Meningkatkan Kemampuan Memahami Kitab Kuning dan Berfikir Kritis Santri di Forum Musyawarah Anjang Sana Anjang Sini (FMAA) di Kabupaten Jember. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 2401–2412.
Hermawan, V., Dede Anggiana, A., & Septianti, S. (2021). Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Melalui Model Pembelajaran Student Achievemen Divisons (Stad). Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education, 6(Volume 6), 71–81. https://doi.org/10.23969/symmetry.v6i1.4126
Junaidi, G. M., & Almanshur, F. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Khairani, A., Siahaan, A., & Rifa’i, M. (2021). Manajemen Pondok Pesantren Dalam Mengaplikasikan Bahasa Asing (Arab Dan Inggris) Di Pondok Pesantren Al-Quran Al-Majidiyah. Jurnal Fadillah: Manajemen Pendidikan Islam & Umum, 1(2).
Lutfiana, S. (2022). Implementasi Bahtsul Masa’Ildalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Pada Pembelajaran Fikih Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Banyuwangi Tahun Pelajaran 2022/2023. SKRIPSI Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq, 2022.
Mahirah, B. (2017). Evaluasi belajar peserta didik (siswa). Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(2).
Majid, A. (2020). Perencanaan pembelajaran mengembangkan standar kompetensi guru.
Mohammad, S. (2018). Kajian Kitab Turath Berbasis Musyawarah Dalam Membentuk Tipologi Berpikir Di Pondok Pesantren Langitan Widang Tuban Jawa Timur. 1–166.
Moleong, L. J. (2019). Metode Penelitian Kualitatif (Issue Metode Penelitian Kualitatif). Dalam PT Remaja Rosda Karya, 2.
Nana, S., & Ahmad, R. (2010). Media pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Nasih, A. M. (2009). Bahtsul masail dan problematikanya di kalangan masyarakat muslim tradisional. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 12(1), 106–129.
NISA, A. P. (2024). IMPLEMENTASI METODE BAHTSUL MASAIL DALAM MEMOTIVASI BELAJAR FIQIH DI MADRASAH ALIYAH AHSANUL IBAD PURBOLINGGO LAMPUNG TIMUR. UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
Nyayu, K. (2014). Psikologi pendidikan. Jakarta: Pt. Raja Grafindo Persada.
Rohman, F. (2017). Pembelajaran Fiqih Berbasis Masalah Melalui Kegiatan Musyawarah Di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 179–200.
Samsudin, S. (2021). Strategi Pembelajaran Ekspositori Guru Pendidikan Agama Islam Untuk Menanamkan Nilai-Nilai Multikultural. Jurnal Educatio Fkip Unma, 7(1), 29–35.
Satori, D., & Komariah, A. (2009). Metodologi penelitian kualitatif.
Sugiono, S. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r & d. Bandung: Alfabeta, 288.
Sugiyono, D. (2010). Memahami penelitian kualitatif.
Suharsimi, A. (2006). metodelogi Penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara, 955–978.
Syafe’i, I. (2017). Pondok pesantren: Lembaga pendidikan pembentukan karakter. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 61–82.
Syafiqurrahman, S. (2023). IMPLEMENTASI KEGIATAN BAHTSUL MASAIL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAYA BERPIKIR KRITIS SANTRI DI PONDOK PESANTREN HM AL-MAHRUSIYAH PUTRA LIRBOYO KEDIRI JAWA TIMUR. Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri.
Tholkhah, I., & Barizi, A. (2004). Membuka jendela pendidikan: mengurai akar tradisi dan integrasi keilmuan pendidikan islam/Imam Tolkhah.
Thoriqussu’ud, M. (2012). Model-Model Pengembangan Kajian Kitab Kuning Di Pondok Pesantren. Jurnal Ilmu Tarbiyah" At-Tajdid, 1(2), 226.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad khoirul lutfi, Hizkil Roy Nurol Hidayah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





