Perancangan Environmental Graphic Design Pada Klinik Utama Rawat Inap Permata Ibu Di Kota Pasuruan

Authors

  • Country of Nila Fadhila Alvikarima Nila Fadhila Alvikarima Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia
  • Country of Kharisma Nanda Zenmira Kharisma Nanda Zenmira Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia
  • Country of Fitria Maudy Wardhani Fitria Maudy Wardhani Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55757/dimensi.v6i2.1125

Keywords:

Environmental Graphic Design, signage, wayfinding

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi visual berbasis Environmental Graphic Design (EGD) pada Klinik Utama Rawat Inap Permata Ibu di Kota Pasuruan. Klinik ini merupakan fasilitas kesehatan baru yang memiliki kebutuhan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, efisien, dan informatif melalui pendekatan visual yang sistematis.penerapan EGD menjadi sangat penting dalam fasilitas kesehatan karena mampu mengarahkan pengunjung, pasien, dan tenaga medis dalam memahami ruang dan alur layanan dengan cepat. Dengan pendekatan desain yang terintegrasi, EGD tidak hanya memperindah ruangan tetapi juga meningkatkan fungsi komunikasi visual. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model penelitian ADDIE (Analyze, Design, Development, implementation, Evaluation). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain visual seperti signage, wayfinding, dan peta informasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kenyamanan dan efisisensi pelayanan di lingkungan klinik.

References

Ajis, M., Alimuddin, & Arifin, I. (2021). Perancangan Environmental Graphic Design (EGD) Pantai Tanjung Bira Bulukumba. Universitas Negeri Makassar.

Arthur, P., & Passini, R. (1992). Wayfinding: People, Signs, and Architecture. McGraw-Hill.

Aulia, M. F. (2024). Skema Perancangan Wayfinding – Signage bagi Desain Komunikasi Visual Pendahuluan. Jurnal Desain, 11(2).

Berger, C. M. (2009). Wayfinding: Designing and Implementing Graphic Navigational Systems. Rotovision.

Budiaji, W. (2013). Skala Pengukuran dan Jumlah Respon Skala Likert. Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan, 2(2).

Budiarto, M., Desrianti, D. I., & Cahyani, R. (2021). Desain Komunikasi Visual Sign System Sebagai Sarana Penunjang Informasi Pada Universitas Raharja. MAVIB Journal, 2(2).

Calori, C., & Vanden-Eynden, D. (2015). Signage and Wayfinding Design. John Wiley & Sons, Inc.

Carpman, J. R., & Grant, M. A. (2016). Design That Cares: Planning Health Facilities for Patients and Visitors (3rd ed.). Jossey-Bass.

Cooper, C. (2017). Environmental Graphic Design. Laurence King Publishing.

Dalke, H., Little, J., Niemann, E., Camgoz, N., Steadman, G., Hill, S., & Stott, L. (2006). Colour and lighting in hospital design. Optics & Laser Technology, 38(4–6), 343–365. https://doi.org/10.1016/j.optlastec.2005.06.040

Devlin, A. S., & Arneill, A. B. (2003). Health care environments and patient outcomes: A review of the literature. Environment and Behavior, 35(5), 665–694. https://doi.org/10.1177/0013916503255102

Fadiah, S. N., & Satriadi. (2024). Peran warna dalam meningkatkan daya tarik visual logo.

Gibson, D. (2009). The Wayfinding Handbook: Information Design for Public Places. Princeton Architectural Press.

Huelat, B. J. (2007). Wayfinding: Design for understanding. The Center for Health Design.

Klinik Permata Ibu. (2022). Klinik Permata Ibu. https://www.klinikpermataibu.com/

Mollerup, P. (2013). Wayshowing > Wayfinding: Basic and Interactive. BIS Publishers.

PARATIWI: Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 3(2).

Ramadhana, A. M., Febriyanto, R., Mahesti, D., Putri, A. T., Hidayah, R. N., & Widyasari. (2025). Perancangan Branding Fisik Berupa Environmental Graphic Design Kopi Mbah Jebres di Kabupaten Sidoarjo. J--CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(2).

Rousek, J. B., & Hallbeck, M. S. (2011). The use of simulated visual impairment to identify hospital design elements that contribute to wayfinding difficulties. International Journal of Industrial Ergonomics, 41(5), 447–458. https://doi.org/10.1016/j.ergon.2011.05.002

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suwardana, L. N., & Dwija, I. D. A. P. (2024). Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Inovasi Sign System untuk Meningkatkan Pengunjung di Kampung Blekok Rancabayawak Bandung. Jurnal Desain Komunikasi Kreatif, 6(1). https://doi.org/10.35134/judikatif.v4i2.1

Ulrich, R. S., Zimring, C., Zhu, X., DuBose, J., Seo, H. B., Choi, Y. S., Quan, X., & Joseph, A. (2008). A review of the research literature on evidence-based healthcare design. HERD: Health Environments Research & Design Journal, 1(3), 61–125. https://doi.org/10.1177/193758670800100306

Widakdo, D. T., Moussadecq, A., & Muryasari, D. (2023). Perancangan Sign System sebagai Sarana Informasi bagi Klinik Flora Bandar Lampung Pendahuluan. Jurnal Desain, 11(1). https://doi.org/dx.doi.org/10.30998/jd.v11i1.15118

Zimring, C., Joseph, A., Nicoll, G. L., & Tsepas, S. (2005). Influences of building design and site design on physical activity: Research and intervention opportunities. American Journal of Preventive Medicine, 28(2S2), 186–193. https://doi.org/10.1016/j.amepre.2004.10.025

Published

2026-01-26

How to Cite

Alvikarima, N. F., Zenmira, K. N., & Wardhani, F. M. (2026). Perancangan Environmental Graphic Design Pada Klinik Utama Rawat Inap Permata Ibu Di Kota Pasuruan. Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi Dan Seni Desain Grafis, 6(2), 101–110. https://doi.org/10.55757/dimensi.v6i2.1125