Perancangan Environmental Graphic Design (EGD) Sebagai Media Informasi Di Alun-Alun Karangsono Wonorejo Pasuruan

Authors

  • Country of Luluk Mukarromah Luluk Mukarromah Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan
  • Country of Kharisma Nanda Zenmira Kharisma Nanda Zenmira Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia
  • Country of Fitria Maudy Wardhani Fitria Maudy Wardhani Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55757/dimensi.v7i1.1414

Keywords:

Environmental Graphic Design, Media Informasi, Alun-Alun Karangsono

Abstract

Abstrak

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang Environmental Graphic Design (EGD) sebagai media informasi di Alun-Alun Karangsono, Pasuruan. Metodologi: Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4P yang terdiri dari tahap penelitian, perancangan, produksi, dan pengujian produk. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk EGD memperoleh nilai kelayakan sebesar 89% dari ahli media dan 94% dari ahli materi, serta hasil uji coba kepada responden sebesar 87,9% dengan kategori valid dan dapat digunakan tanpa revisi. Implikasi: Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan media informasi visual di ruang publik agar lebih efektif, informatif, dan mudah dipahami pengunjung. Orisinalitas: Penelitian ini terletak pada penerapan Environmental Graphic Design yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengunjung Alun-Alun Karangsono. Dengan demikian, EGD yang dirancang dinyatakan layak digunakan sebagai media informasi yang komunikatif dan informatif.

 

Abstract

Purpose: This study aims to design Environmental Graphic Design (EGD) as an information medium in Karangsono Square, Pasuruan. Methodology: This research employs a Research and Development (R&D) method using a 4P model consisting of research, design, production, and product testing stages. Data were collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires. Findings: The results show that the EGD product obtained a feasibility score of 89% from media experts and 94% from material experts, while user testing resulted in 87.9%, categorized as valid and usable without revision. Implications: This study contributes to the development of visual information media in public spaces to improve information delivery that is more effective and understandable. Originality: The originality of this research lies in the application of Environmental Graphic Design tailored to the specific needs of visitors in Karangsono Square. Therefore, the designed EGD is considered feasible as a communicative and informative information medium.

References

Akrom, A., & Haryadi, T. (2021). Desain signage system sebagai media informasi kawasan Simpang Lima Semarang berbasis komputer grafis. Andharupa: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 7(01), 79–91

Alfarizki, M. Z., & Mutaqin, F. (2024). Pengkajian environmental graphic design sebagai media untuk meningkatkan pengalaman visual studi kasus pengunjung wisata Oasis Sukabumi. Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif, 2, 75–86.

Aulia, M. F. (2024). Skema perancangan wayfinding–signage bagi desain komunikasi visual. Jurnal Desain, 11(2), 367–384.

Calori, C., & Vanden-Eynden, D. (2015). Signage and wayfinding design: A complete guide to creating environmental graphic design systems. John Wiley & Sons.

Maulana, A. (2021). Perancangan buku menggambar huruf dengan teknik grid untuk tipografer pemula. Cilpa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Rupa, 6(2), 9–15.

Andrijanto, M. S. (2018). Perancangan alternatif sign system sebagai informasi lokasi penjualan di Pasar Legi Kota Gede. Jurnal Desain, 5(03), 223–234.

Santosa, E. H. (2021). Pencitraan visual kawasan urban: Teori, strategi dan perencanaan landscape visual planning system. Media Nusa Creative.

Stefvany, S., Wiraseptya, T., & Suryadi, D. (2025). Implementasi environmental graphic design untuk penguatan identitas visual dan navigasi desa wisata. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 6(4), 901–911.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sushanti, I. R., Yuniati, S. R., & Angelia, T. (2021). Eksistensi ruang publik menghadapi transformasi penggunaan ruang dipermukiman kota. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 16(2), 186–200. https://doi.org/10.20961/region.v16i2.47859

Wibowo, D. P., & Agusta, A. (2025). Peran EGD terhadap kesadaran pemotor pada trotoar dan lajur sepeda di Kota Bandung. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(8), 814–826.

Published

2026-07-22

How to Cite

Mukarromah, L., Zenmira, K. N., & Wardhani, F. M. (2026). Perancangan Environmental Graphic Design (EGD) Sebagai Media Informasi Di Alun-Alun Karangsono Wonorejo Pasuruan . Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi Dan Seni Desain Grafis, 7(1), 9–20. https://doi.org/10.55757/dimensi.v7i1.1414