Konsep Pemberian Hukuman Dalam Pendidikan Anak Menurut Kholid Bin Hamid Al Hazimy (Studi Analisis Kitab Ushul At-Tarbiyah Al-Islamiyyah)
DOI:
https://doi.org/10.55757/ashlach.v4i01.1037Keywords:
Al-Hazimy, hukuman edukatif, pendidikan islam, pendidikan karakter, positive disciplineAbstract
Penelitian ini mengkaji konsep pemberian hukuman dalam pendidikan anak menurut Kholid bin Hamid Al-Hazimy sebagaimana tertuang dalam kitab Ushul At-Tarbiyah Al-Islamiyyah. Kajian dilatarbelakangi oleh maraknya praktik hukuman yang tidak proporsional di lembaga pendidikan yang bertentangan dengan prinsip pendidikan Islam humanistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kepustakaan (library research) dan analisis isi (content analysis). Data primer diperoleh dari kitab Ushul At-Tarbiyah Al-Islamiyyah, sedangkan data sekunder dari berbagai jurnal ilmiah dan literatur pendidikan Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukuman dalam perspektif Al-Hazimy bersifat korektif, preventif, dan humanistik ditempatkan sebagai metode terakhir setelah keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan pengawasan tidak berhasil. Hukuman harus memenuhi empat prinsip: proporsionalitas, gradualitas, edukatif, dan kemanusiaan. Pembahasan mengkonfirmasi bahwa pemikiran Al-Hazimy selaras dengan temuan riset psikologi pendidikan modern yang menolak hukuman fisik serta teori positive discipline yang menekankan pembangunan tanggung jawab intrinsik anak. Relevansi konsep ini dengan paradigma perlindungan anak dan pendidikan karakter kontemporer menjadikannya model pedagogis yang aplikatif bagi lembaga pendidikan Islam.
References
Ahad, M. D. I. A., & Perawironegoro, D. (2024). Telaah Kritis Efektivitas Metode Pendidikan Anak Menurut Abdullah Nashih Ulwan. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 46–57.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.
Creswell, J. W. (2019). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. In Sustainability (Switzerland) (FOURTH EDI, Vol. 11, Issue 1). Pearson.
Gershoff, E. T., & Grogan-Kaylor, A. (2016). Spanking and child outcomes: Old controversies and new meta-analyses. Journal of Family Psychology, 30(4), 453.
Halstead, M. (2004). An Islamic concept of education. Comparative Education, 40(4), 517–529.
Hidayat, Y. (2019). Pendidikan dalam Perspektif Ibnu Khaldun. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 2(1).
Ismail, I., & others. (2016). Character education based on religious values: an Islamic perspective. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam, 21(1), 41–58.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology. Sage publications.
Maisyaroh, N. (2017). Konsep Hukuman Dalam Pendidikan Islam Perspektif Abdullah Nashih ‘Ulwan. UIN Raden Intan Lampung.
Maryam, S. M., & Ari, A. S. (2025). CHALLENGES OF MADRASAH IBTIDA’IYAH IN INDONESIA IN BUILDING SCHOOL CULTURE IN THE ERA OF DIGITALIZATION. TADBIRUNA, 4(2), 329–343.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. In (No Title).
Muzakki, J. A. (2016). Model Pemberian Hukuman dalam Pendidikan Islam. Awlady: Jurnal Pendidikan Anak, 2(2).
Nasrullah, A. (2020). Pendidikan Karakter Perskpektif Ibnu Khaldun: Suatu Kebutuhan Generasi Milenial di Era Industri 4.0. Tafhim Al-’Ilmi, 12(1), 1–17.
Nata, D. H. A. (2016). Ilmu pendidikan islam. Prenada Media.
Nelsen, J. (2011). Positive discipline: The classic guide to helping children develop self-discipline, responsibility, cooperation, and problem-solving skills. Ballantine Books.
Nuralimah, S., Maulana, M. A., & Peng, Y. (2025). Implementation of Project-Based Learning to Increase Student Engagement and Motivation in Learning Islamic Religious Education. Bulletin of Social Studies and Community Development, 3(2), 72–83. https://doi.org/10.61436/bsscd/v3i2.pp72-83
Sokip, S., Akhyak, A., Soim, S., Tanzeh, A., & Kojin, K. (2019). Character building in islamic society: A case study of muslim families in Tulungagung, East Java, Indonesia. Journal of Social Studies Education Research, 10(2), 224–242.
Suci, S. M. S., & Wardan, K. (2026). Penerapan Hukuman dan Efeknya terhadap Kedisiplinan Siswa di Sekolah. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 273–284.
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Suntoro, A. F. (2021). Metode Pendidikan Islam Menurut Khalid Al-Hazimi Dalam Kitab Ushul Al-Tarbiyah Al-Islamiyyah. Jurnal Penelitian Medan Agama, 12(1), 36–44.
Susetiyo, A., & Suttrisno. (2022). Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter di Madrasah Ibtida’iyah Darul Ulum Kediri. Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA), 2(2), 277–283.
Tarigan, M., Dalimunthe, G. L., & Pratama, A. Y. (2025). Integrasi Metode Studi Islam Dalam Kurikulum Pendidikan Islam Kontemporer. Al-Anshor: Jurnal Pendidikan, 2(1).
Unicef. (2024). Laporan tahunan 2024. Laporan Tahunan 2024 UNICEF Indonesia Ringkasan Upaya UNICEF Di Indonesia.
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mahda Laila Badriati Shofa, Hawin Fitriani, Dedi Andrianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





