Pembuatan Glukosa Cair dari Singkong Jenis Bagor dan Barokah dengan Metode Hidrolisis Enzimatis Menggunakan Enzim Amilase

Authors

  • Country of Yunita Khilyatun Nisak Yunita Khilyatun Nisak Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia
  • Country of M. Nurul Huda M. Nurul Huda Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55757/ekliptika.v4i2.290

Keywords:

hydrolysis, enzyme, cassava, glucose

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil glukosa cair dari singkong jenis Bagor dan
Barokah melalui hidrolisis enzimatis menggunakan enzim amilase. Penelitian menggunakan
rancangan acak kelompok dengan dua faktor, yaitu jenis singkong dan konsentrasi enzim
0,1%, 0,2%, serta 0,3%, dengan tiga ulangan pada setiap kombinasi. Parameter yang diamati
meliputi pati secara kualitatif, rendemen yang dilaporkan, dan pembacaan refraktometer.
Seluruh sampel perlakuan menunjukkan hasil positif pada uji Lugol dengan warna biru tua.
Rerata rendemen tertinggi diperoleh pada Bagor dengan konsentrasi enzim 0,3%, sebesar
62,83 ± 1,49, sedangkan rerata pembacaan refraktometer tertinggi diperoleh pada Bagor
dengan konsentrasi enzim 0,1%, sebesar 27,00 ± 6,24. Hasil ini menunjukkan bahwa
perlakuan dengan rerata rendemen tertinggi berbeda dari perlakuan dengan rerata
pembacaan refraktometer tertinggi. Hasil dibahas secara deskriptif; pembacaan
refraktometer tidak menetapkan kemurnian glukosa.

References

[1] S. Suripto, M. S. Maarif, dan Y. Arkeman, “Pengembangan gula cair berbahan baku ubi kayu

sebagai alternatif gula kristal dengan pendekatan sistem inovasi,” Jurnal Teknik Industri,

vol. 3, no. 2, 2013, doi: 10.25105/jti.v3i2.1575.

[2] E. Ariningsih, “Peningkatan produksi ubi kayu berbasis kawasan di Provinsi Jawa Barat dan

Sulawesi Selatan,” Analisis Kebijakan Pertanian, vol. 14, no. 2, hlm. 125–148, 2016, doi:

10.21082/akp.v14n2.2016.125-148.

[3] P. S. Asriani, “Analisis daya saing ekspor ubikayu Indonesia,” Agroland, vol. 18, no. 1, hlm.

65–70, 2011.

[4] F. Feliana, A. H. Laenggeng, dan F. Dhafir, “Kandungan gizi dua jenis varietas singkong

(Manihot esculenta) berdasarkan umur panen di Desa Siney Kecamatan Tinombo Selatan

Kabupaten Parigi Moutong,” Jurnal E-Jipbiol, vol. 2, no. 3, hlm. 1–14, 2014. [Daring].

Tersedia: http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/EBiol/article/view/3015.

[5] R. F. Tester, J. Karkalas, dan X. Qi, “Starch—composition, fine structure and architecture,”

Journal of Cereal Science, vol. 39, no. 2, hlm. 151–165, 2004, doi:

10.1016/j.jcs.2003.12.001.

[6] M. J. E. C. van der Maarel, B. van der Veen, J. C. M. Uitdehaag, H. Leemhuis, dan L. Dijkhuizen,

“Properties and applications of starch-converting enzymes of the -amylase family,”

α

Journal of Biotechnology, vol. 94, no. 2, hlm. 137–155, 2002, doi: 10.1016/S0168

1656(01)00407-2.

[7] R. Gupta, P. Gigras, H. Mohapatra, V. K. Goswami, dan B. Chauhan, “Microbial -amylases: a

α

biotechnological perspective,” Process Biochemistry, vol. 38, no. 11, hlm. 1599–1616,

2003, doi: 10.1016/S0032-9592(03)00053-0.

[8] R. F. Tester, X. Qi, dan J. Karkalas, “Hydrolysis of native starches with amylases,” Animal

Feed Science and Technology, vol. 130, no. 1–2, hlm. 39–54, 2006, doi:

10.1016/j.anifeedsci.2006.01.016.

[9] A. Y. Rahmawati dan A. Sutrisno, “Hidrolisis tepung ubi jalar ungu (Ipomea batatas L.)

secara enzimatis menjadi sirup glukosa fungsional: kajian pustaka,” Pangan dan

Agroindustri, vol. 3, no. 3, hlm. 1152–1159, 2015.

[10] H. Hargono, “Kinetika hidrolisis pati singkong manis (Manihot esculenta) pada suhu

rendah,” Jurnal Inovasi Teknik Kimia, vol. 4, no. 1, hlm. 11–15, 2019, doi:

10.31942/inteka.v4i1.2680.

[11] A. Triyono, “Karakterisasi gula glukosa dari hasil hidrolisa pati ubi jalar (Ipomea batatas,

L.) dalam upaya pemanfaatan pati umbi-umbian,” dalam Prosiding Seminar Nasional

Teknoin 2008 Bidang Teknik Kimia dan Tekstil, vol. 5, hlm. 7–10, 2008.

[12] M. S. Fajri, M. A. Satrio, L. I. Utami, dan K. N. Wahyusi, “Produksi gula cair dengan proses

hidrolisis asam dengan bahan pati singkong,” ChemPro, vol. 3, no. 1, hlm. 58–64, 2022, doi:

10.33005/chempro.v3i1.157.

[13] A. D. Safitri, R. Dewi, R. Nurlaila, Z. Zulnazri, dan M. Muhammad, “Glukosa cair dari proses

hidrolisis ubi jalar kuning (Ipomoea batatas L) menggunakan katalis asam klorida,”

Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), vol. 2, no. 4, hlm. 81, 2022, doi:

10.29103/cejs.v2i4.7729.

[14] M. Yuniwati, D. Ismiyati, dan R. Kurniasih, “Kinetika reaksi hidrolisis pati pisang tanduk

dengan katalisator asam chlorida,” Jurnal Teknologi, vol. 4, no. 2, hlm. 107–112, 2011.

69

Ekliptika : Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan

M. Nurul Huda dan Yunita K. Nisak

│

Glukosa Cair dari Singkong

[15] R. T. M. Sutamihardja, Srikandi, dan D. P. Herdiani, “Hidrolisis asam klorida tepung pati

singkong (Manihot esculenta Crantz) dalam pembuatan gula cair,” Sains Natural, vol. 5, no.

1, hlm. 83–91, 2015, doi: 10.31938/jsn.v5i1.103.

[16] K. N. Dewi, L. P. Wrasiati, dan I. W. Arnata, “Karakteristik gula cair dari ampas padat

produk brem di perusahaan Fa. Udiyana pada perlakuan konsentrasi H SO dan waktu

₂ ₄

hidrolisis,” Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, vol. 5, no. 3, hlm. 24–34, 2017.

[17] C. Devita, W. Pratjojo, dan S. M. R. Sedyawati, “Perbandingan metode hidrolisis enzim dan

asam dalam pembuatan sirup glukosa ubi jalar ungu,” Indonesian Journal of Chemical

Science, vol. 4, no. 1, 2015, doi: 10.15294/ijcs.v4i1.4759.

[18] S. Wahyuningsih, “Pengaruh konsentrasi enzim -amilase pada hidrolisis pati labu Jepang

α

(Kabocha),” CHEESA: Chemical Engineering Research Articles, vol. 2, no. 1, hlm. 26–32,

2019, doi: 10.25273/cheesa.v2i1.4433.

[19] R. Suryani dan F. C. Nisa, “Modifikasi pati singkong (Manihot esculenta) dengan enzim

α

amilase sebagai agen pembuih serta aplikasinya pada proses pembuatan marshmallow,”

Jurnal Pangan dan Agroindustri, vol. 3, no. 2, hlm. 723–733, 2015.

[20] M. P. M. Tambunan, Z. Ginting, R. Nurlaila, M. Muhammad, dan I. Ishak, “Pengaruh suhu

dan waktu hidrolisis terhadap kadar glukosa dalam pembuatan sirup glukosa dari biji

alpukat dengan metode hidrolisis asam,” Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), vol.

1, no. 3, hlm. 17–26, 2021, doi: 10.29103/cejs.v1i3.4798.

Published

2023-12-30

How to Cite

Nisak, Y. K., & Huda, M. N. (2023). Pembuatan Glukosa Cair dari Singkong Jenis Bagor dan Barokah dengan Metode Hidrolisis Enzimatis Menggunakan Enzim Amilase. Ekliptika, 4(2), 63–70. https://doi.org/10.55757/ekliptika.v4i2.290

Issue

Section

Articles