Inklusi Keuangan Syariah di Era Digital antara Peluang dan Tantangan Islamic Social Finance dalam Menjangkau Masyarakat Unbankable

Authors

  • Country of Muchammad Iqbal Fatah Muchammad Iqbal Fatah Muchammad Iqbal Fatah Muchammad Iqbal Fatah Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.55757/cashless.v4i1.1515

Keywords:

Digitalisasi Keuangan, Fintech Syariah , Inklusi Keuangan Syariah, Islamic Social Finance, Unbankable, ZISWAF

Abstract

Inklusi keuangan menjadi salah satu agenda strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya dalam upaya menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini tersisih dari layanan perbankan formal (unbankable). Islamic Social Finance (ISF) yang mencakup instrumen zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif (ZISWAF) memiliki potensi besar sebagai alternatif inklusif berbasis nilai-nilai Islam. Di era digital, transformasi teknologi melalui fintech syariah, platform wakaf digital, dan layanan keuangan berbasis aplikasi membuka peluang perluasan jangkauan ISF yang lebih luas dan efisien. Namun demikian, berbagai tantangan struktural berupa rendahnya literasi digital, kesenjangan infrastruktur, dan belum optimalnya kerangka regulasi masih menjadi hambatan nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) untuk mengkaji peluang dan tantangan ISF digital dalam mendorong inklusi keuangan syariah bagi masyarakat unbankable. Hasil kajian menunjukkan bahwa sinergi antara teknologi digital dan instrumen ISF berpotensi menjadi solusi inklusif yang signifikan, dengan syarat adanya penguatan literasi, perbaikan regulasi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan

References

Abadi, M. D., Lailiyah, E. H., & Kartikasari, E. D. (2020). Analisis SWOT Fintech Syariah dalam Menciptakan Keuangan Inklusif di Indonesia. Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah), 4(1), 178–188.

Aziz, A., Lestari, D. M., & Furwanti, R. (2020). Sinergitas Perbankan dan Financial Technology: Ikhtiar Menuju Inklusifitas Keuangan Masyarakat Unbankable. Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis, 17(1). https://doi.org/10.34001/jdeb.v17i1.1058

BAZNAS. (2023). Outlook zakat Indonesia 2023. Pusat Kajian Strategis BAZNAS.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

BWI. (2023). Rakornas BWI 2023: Data perkembangan perwakafan nasional.

Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Demirgüç-Kunt, Klapper, L., Singer, D., & Ansar, S. (2022). The Global Findex Database 2021: Financial inclusion, digital payments, and resilience in the age of COVID-19. In Sustainability (Switzerland).

Dirie, K. A., Alam, M. M., & Maamor, S. (2024). Islamic social finance for achieving sustainable development goals: a systematic literature review and future research agenda. International Journal of Ethics and Systems, 40(4), 676–698. https://doi.org/10.1108/IJOES-12-2022-0317

H. Holle, M., & Manilet, A. (2023). Indeks Inklusi Keuangan Indonesia (Analisis Kontribusi Sektor Usaha Lembaga Keuangan Mikro). Investi : Jurnal Ekonomi Dan Perbankan, 4(2), 550–569. https://doi.org/10.32806/ivi.v4i2.139

Kasri, R. A., & Yuniar, A. M. (2021). Determinants of digital zakat payments: lessons from Indonesian experience. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 12(3), 362–379. https://doi.org/10.1108/JIABR-08-2020-

0258

Muflih, M. (2023). Muzakki’s adoption of mobile service: integrating the roles of technology acceptance model (TAM), perceived trust and religiosity. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 14(1), 21–33. https://doi.org/10.1108/JIABR-09-2021-0273

Nasir Tajul Aripin, Nur Fatwa, & Mulawarman Hannase. (2022). Layanan Digital Bank Syariah Sebagai Faktor Pendorong Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 5(1), 29–45. https://doi.org/10.25299/syarikat.2022.vol5(1).9362

OJK. (2022). Laporan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK. (2025). Siaran pers: Kinerja positif perbankan syariah 2024. Otoritas Jasa Keuangan.

Saputri, M. (2024). Transformasi Digital dalam Filantropi Islam : Optimalisasi Pengelolaan Zakat dan Wakaf Melalui Fintech Syariah. SANTRI : Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 2(6), 305–314. https://doi.org/10.61132/santri.v2i6.1143

Setyaningrat, D., Annas Mushlihin, I., & Zunaidi, A. (2023). Strategi Digitalisasi untuk Mendorong Inklusi Keuangan Nasabah Bank Syariah: Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Proceedings of Islamic Economics, Business and Philanthopy, 2(1), 54–76.

Wahyudi, F. S., Amirullah, M. A., & Setiawan, M. A. (2025). Potensi Integrasi Zakat dan Wakaf Berbasis Digital Untuk Pencapaian Sustainable Developmant Goals (SDGs) Dalam Prespektif Maqoshid Syariah. JOIPAD: Journal of Islamic Philanthropy and Disaster, 5(2), 71–79. https://doi.org/10.21154/joipad.v5i2.11845

Published

2026-04-20

How to Cite

Muchammad Iqbal Fatah, M. I. F. (2026). Inklusi Keuangan Syariah di Era Digital antara Peluang dan Tantangan Islamic Social Finance dalam Menjangkau Masyarakat Unbankable. Cashless : Journal of Sharia Finance and Banking, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.55757/cashless.v4i1.1515

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.