Peran Al-Qur’an dalam Pendidikan Karakter Individu: Perspektif Pendidikan Islam
Keywords:
Peran Al-Qur’an , Pendidikan Karakter Individu, Pendidikan IslamAbstract
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Al-Qur’an sebagai sumber nilai dalam pendidikan karakter individu serta relevansinya dalam konteks pendidikan Islam. Metodologi: Penelitian kualitatif ini menggunakan desain studi literatur dengan pendekatan hermeneutik untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an dan kitab tafsir mu‘tabar terkait nilai moral. Temuan: Hasil penelitian mengidentifikasi nilai kejujuran, kesabaran, tolong-menolong, tanggung jawab, dan kerendahan hati dalam Al-Qur'an yang dapat dioperasionalkan melalui integrasi materi, keteladanan, dan pembiasaan. Implikasi: Penelitian memberikan implikasi terhadap penguatan strategi pedagogis kontekstual dalam mengimplementasikan pendidikan karakter di lembaga formal dan nonformal. Orisinalitas: Kontribusi penelitian ini terletak pada pemetaan operasional nilai tarbawi Al-Qur’an yang diselaraskan dengan prinsip psikologi serta pendidikan modern demi menjawab tantangan era global.
Purpose: This study aims to analyze the role of the Qur’an as a source of values in individual character education and its relevance within Islamic education. Methodology: This qualitative study employs a library research design with a hermeneutic approach to interpret Qur'an verses and mu‘tabar commentaries regarding moral values. Findings: The study identifies the values of honesty, patience, mutual assistance, responsibility, and humility in the Qur'an, which can be operationalized through material integration, role modeling, and habituation. Implications: This study provides implications for strengthening contextual pedagogical strategies in implementing character education within formal and non-formal institutions. Originality: The contribution of this research lies in the operational mapping of Qur’anic tarbawi values, aligned with modern educational and psychological principles to address global challenges.
References
Abdullah, A. (2020). Antara al-Ghazali dan Kant: Filsafat etika Islam. IRCiSoD.
Abusama, Q., Asiah, S., & Yasin, Z. (2020). Actuating pendidikan dalam pandangan Al-Qur’an dan Hadits. Jurnal Al Himayah, 4(2), 298–310.
Adon, M. J., & Budi, A. S. (2021). Komunitas Kristiani sebagai duta kasih Allah di tengah kebhinekaan bangsa Indonesia. Logon Zoes: Jurnal Teologi, Sosial, dan Budaya, 4(2), 135–153.
Alfani, I. H. D., Mukhsin, M., & Mawaddah, P. W. (2024). Pendidikan nilai karakter Islami melalui Al-Qur’an dan tafsir: Sebuah kajian tematik. Ngaji: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 117–127.
Ananda, M. W., & Khair, F. A.-F. (2025). Tafsir kontemporer Surah Al-Isra ayat 23 tentang berbuat baik kepada kedua orang tua menurut Quraish Shihab. Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam, 3(2).
Anindito, H. A. (2025). Growth mindset effect: Melejitkan potensi dalam organisasi. Airlangga University Press.
Ariani, R., & Ritonga, M. (2024). Analisis pembinaan karakter: Membangun transformasi insan kamil menurut pemikiran Imam Al-Ghazali. Jurnal Inovatif Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 174–187.
Arif, A. M. (2020). Perspektif teori sosial Emile Durkheim dalam sosiologi pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1–14.
Arif, M. (2021). Pentingnya menciptakan pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga. Pendais, 3(1), 1–24.
Arsyadani, A. A., & Rofiah, K. (2024). Etika pengentasan kemiskinan: Studi komparasi pemikiran Ibnu Taimiyah dan Mahatma Gandhi. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(1), 2016–2035.
Buran, S. F., & Hayon, B. S. (2024). Moralitas dan kewajiban: Pemikiran etis Emanuel Kant. Aksioma: Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi, 1(12), 1011–1019.
Covey, S. M. R., Kasperson, D., Covey, M., & Judd, G. T. (2022). Trust and inspire: How truly great leaders unleash greatness in others. Simon & Schuster.
Daenuri, M. A. (2021). Keutamaan belajar menurut Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin. CV Azka Pustaka.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54.
Fauzi, A. (2025). Educative message in tarbawi hadith thematic study on the book of Riyadhus Shalihin. Qouman: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 5(1).
Fauzi, I. (2024). Pengawasan pendidikan dalam perspektif Al-Qur’an: Tinjauan tafsir Mafâtih al-Ghaib karya Fakhruddin al-Razi. Al-Marsus: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 62–74.
Faza, N. (2021). Konsep pendidikan akhlak perspektif Imam Al-Ghazali: Telaah kitab Ihya Ulumuddin. Dirosat: Journal of Islamic Studies, 6(2), 35–51.
Frankl, V. E. (2021). Yes to life. Noura Books.
Ihwan, M. B. (2025). Akhlak tasawwuf: Meniti jalan kesucian hati. Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan.
Jukhairin, M. (2023). Berbakti kepada orang tua perspektif Al-Qur’an: Studi tematik atas tafsir Ibnu Katsir. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9), 6946–6952.
Kusnawan, A., & Riyadi, S. (2024). Menguatkan kebudiluhuran dan pekerti luhur dalam kehidupan masyarakat modern: Tantangan dan peluang. EMaBi: Ekonomi dan Manajemen Bisnis, 3(2).
Liana, N. (2024). Kecerdasan emosional sebagai sarana peningkatan kualitas kehidupan dalam perspektif Islam dan psikologi. Al-Dirosah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2).
Mansyur, M. S. (2022). Kebahagiaan spiritual bagi nestapa manusia modern [Tesis, Institut PTIQ Jakarta].
Muslimah, S. I. (2024). Adâbî ijtimâ’î dalam penafsiran ayat gender perspektif Muhammad Abduh [Tesis, Institut PTIQ Jakarta].
Nugraha, A. S. (2024). Karakter manusia dalam Al-Qur’an: Studi perbandingan atas tafsir Ath-Thabari dan tafsir Al-Munir [Skripsi, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam].
Parpatih, S. (2025). Pendidikan karakter dalam Al-Qur’an: Membangun generasi berakhlak mulia. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 4(1), 176–189.
Putri, A. C. C. (2025). Solidaritas sosial dalam bingkai keimanan: Interpretasi hadis perspektif teori Robert Putnam. Canonia Religia, 3(1), 63–74.
Qudsiyyah, F., Hanipudin, S., & Sajidin, S. (2024). Pendidikan tasawuf dalam kitab Al-Hikam karya Syekh Ibnu Atha’illah as-Sakandari. Tafhim Al-’Ilmi, 15(2), 204–217.
Rahman, M. T. (2021). Pemikiran Sayyid Qutb tentang prinsip solidaritas dalam ekonomi Islam. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 4(1), 68–77.
Rahmawati, P. D., Khodijah, S., Ghofur, A., Pratama, R. A., Latifatunnisa, F., & Alfarras, M. D. (2024). Menggali nilai-nilai karakter melalui pendidikan Al-Qur’an: Studi kasus di TPA-TPA terpilih. Journal of Qur’an and Hadith Studies, 13(2), 306–327.
Rohaeni, A. (2024). Nilai-nilai pendidikan Al-Qur’an dalam pembentukan karakter Islami. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(5), 1027–1033.
Syafitri, H. (2022). Pemikiran Muhammad Abduh tentang pendidikan Islam [Skripsi/Tesis].
Tang, M., & Mappatunru, S. (2024). Keteladanan guru dan moralitas peserta didik: Studi guru pendidikan agama Islam di sekolah menengah pertama Islam terpadu Insan Cendikia Makassar. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 472–485.
Zain, S. H. W., Wilis, E., & Sari, H. P. (2024). Peran pendidikan Islam dalam pembentukan karakter masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis. Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam, 2(4), 199–215.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohamad Shabri Hatlah, Rahmin Talib Husain

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

