Spiritual Experience dalam Pendidikan Andragogi: Model "Transfer of Tasawuf" untuk Pembentukan Karakter Santri di Pesantren

Authors

  • Country of Muhammad Muhlis Muhammad Muhlis STAI Salahuddin Pasuruan
  • Country of Amang Fathurrohman Amang Fathurrohman STAI Salahuddin Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.55757/tarbawi.v12i2.1110

Keywords:

Andragogi, Spiritual Experience, Transfer of Tasawuf, Karakter Santri

Abstract

Penelitian ini berangkat dari urgensi untuk mengisi kekosongan literatur (gap of knowledge) mengenai teori praktis andragogi dalam perspektif Islam, yang selama ini masih didominasi oleh konsep pendidikan anak-anak (Tarbiyah al-Awlad). Di tengah kegagalan sistem pendidikan modern yang sering kali memaksakan model pedagogi kepada pembelajar dewasa, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan paradigma baru pendidikan orang dewasa di pesantren melalui integrasi nilai-nilai kisah Al-Qur'an dan pengalaman spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naturalistik dan jenis penelitian studi kasus kolektif di Pesantren Ngalah Pasuruan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi kondensasi, penyajian data (display), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui kriteria credibility, dependability, dan confirmability. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model pendidikan orang dewasa di Pesantren Ngalah berpusat pada "Transfer of Tasawuf", di mana spiritual experience melalui praktik thariqat menjadi poros utama pembelajaran; (2) Implementasi andragogi disinergikan dengan indikator kedewasaan dalam Al-Qur’an (balagha asyuddahu) yang menekankan kematangan akal, kemandirian, dan kearifan; (3) Strategi internalisasi nilai dilakukan melalui tiga tahap stimulasi: transformasi, transaksi, dan trans-internalisasi dengan figur Guru Mursyid sebagai pusat keteladanan; (4) Output pendidikan ini berhasil membentuk karakter santri yang holistik, yakni sebagai Leader Perfektis dan Ritualis Perfektis yang memiliki jiwa inklusif (Tri Ukhuwah). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan andragogi berbasis spiritual mampu menjawab krisis eksistensial manusia modern sekaligus memperkuat identitas moral santri di era disrupsi.

References

Al-Ghazali, A. H., & bin Ahmad, M. (1993). Ayyuha al-walad. Dalam Majmuah Rasa’il Al-Imam Al-Ghazali, J, 2.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1991). The Social Construction of Reality.

Fadhlurrahman, F., Mahardika, H., & Ilmi, M. U. (2020). Internalisasi Nilai Religius Pada Peserta Didik; Kajian Atas Pemikiran Al-Ghazali Dan Relevansinya Dalam Pendidikan Islam. Journal of Research and Thought on Islamic Education (Jrtie), 3(1), 72–91. https://doi.org/10.24260/jrtie.v3i1.1580

Fiantika, F., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., JOnata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In PT. Global Eksekutif Teknologi (Issue March).

Haynes-Maslow, L., Osborne, I., & Pitts, S. J. (2019). Examining Barriers and Facilitators to Delivering SNAP-Ed Direct Nutrition Education in Rural Communities. American Journal of Health Promotion. https://doi.org/10.1177/0890117118821845

Hidayati, H. (2018). Metodologi Tafsir Kontekstual Al-Azhar Karya Buya Hamka. El-Umdah, 1(1), 25–42.

Illeris, K. (2009). Contemporary theories of learning (Vol. 2). Routledge London.

Knowles, M., III, E. H., & Swanson, R. (2014). Pembelajar orang dewasa: Buku klasik definitif dalam pendidikan orang dewasa dan pengembangan sumber daya manusia. https://api.taylorfrancis.com/content/books/mono/download?identifierName=doi&identifierValue=10.4324/9781315816951&type=googlepdf

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.

Muhlis, M., & Sumbulah, U. (2023). Penerapan Pendekatan Andragogi Untuk Meningkatkan Pemahaman Bahasa Arab Siswa. Pembelajaran Bahasa Arab, 4(2), 57–61. https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/ijazarabi/article/view/16509

Rusuli, I. (2022). Psikososial remaja: Sebuah sintesa teori erick erikson dengan konsep islam. Jurnal As-Salam, 6(1), 75–89.

Sewell, A., St George, A., & Cullen, J. (2013). The distinctive features of joint participation in a community of learners. Teaching and Teacher Education, 31, 46–55. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.tate.2012.11.007

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications (Vol. 6). Sage Thousand Oaks, CA.

Zarnuji, B. al-I. (1947). Ta’lim al-muta’allim tariq al-ta’allum. Toko Kitab’Al-Hidayat’.

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Muhlis, M., & Fathurrohman, A. (2026). Spiritual Experience dalam Pendidikan Andragogi: Model "Transfer of Tasawuf" untuk Pembentukan Karakter Santri di Pesantren. Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami, 12(2), 87–96. https://doi.org/10.55757/tarbawi.v12i2.1110