Citra Digital Guru Pendidikan Agama Islam: Analisis Etika Visual dan Tantangan Etika Digital di Madrasah Aliyah Darul Falah Gondangwetan

Authors

  • Country of Nailatul Khoiriyah Cholil Nailatul Khoiriyah Cholil Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia
  • Country of Asep Rahmatullah Asep Rahmatullah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah Bangil, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55757/tarbawi.v14i1.1119

Keywords:

Citra digital, etika visual, media sosial, self-curation ethics

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen citra digital guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan fokus pada etika visual dan penampilan daring, serta konsistensi nilai antara kelas dan media sosial. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek empat guru PAI di Madrasah Aliyah Darul Falah Gondangwetan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi media sosial, dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan: Guru menerapkan manajemen citra digital berorientasi keteladanan melalui penyaringan konten mandiri, integrasi nilai Islam dalam unggahan, dan pengelolaan privasi ketat meski hanya menggunakan satu akun. Praktik ini memunculkan "self-curation ethics" kontekstual sebagai strategi adaptif menjaga profesionalisme digital. Implikasi: Tantangan etis guru PAI tidak hanya terletak pada kepatuhan regulasi eksternal, tetapi kapasitas berkelanjutan menyeimbangkan identitas personal dan tanggung jawab profesional. Orisinalitas: Penelitian ini berkontribusi memperkenalkan konsep self-curation ethics sebagai kerangka baru memahami etika digital guru.

Author Biography

Nailatul Khoiriyah Cholil, Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

PENGARUH MAKHORIJUL HURUF SANTRI TPQ SABILUN NAJAH  TERHADAP PENGGUNAAN PEMBELAJARAN AL-QUR'AN DESA KENDANG DUKUH KECAMATAN WONOREJO KABUPATEN PASURUAN

 

Nailatul Khoiriyah Cholil,M.Pd.I1

Uswatul Hasanah2

1 Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam Salahuddin Pasuruan

Email :  nailatul@staispasuruan.ac.id

2 Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan Indonesia

Email : nadorabdurrahman1@gmail.com

 

 

TARBAWI :

Jurnal Studi Pendidikan Islami  Vol 11 No 1 Oktober 2023

 

Hal. 07-23

https://doi.org/10.55757/tarbawi

Received: 07 Januari 2023

Accepted: 28 Januari 2023

Published: 05 April 2023

Publisher’s Note:  Pusat Penelitian dan Pengembangan (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan, Indonesia stays neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

 

Copyright: © 2023 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY) license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0).

Abstract :

Learning methods are systematic and regular methods or processes carried out by an educator to convey material to students, with the hope that the teaching and learning process can take place well. Therefore, it is very important for an educator to be familiar with learning methods so that students feel more enthusiastic. . The Tartila method itself means harmonious and beautiful speech or sentences that are neatly arranged and pronounced well and correctly. Read it slowly while clarifying the stop and start letters, so that readers and listeners can understand and appreciate the content of the message. Makharijul letters is where the hijaiyah letters come out in reciting the holy verses of the Koran.

This research focuses on implementing learning using the Tartila method. The aim of this research is to determine the effect of implementing Al-Qur'an learning using the Tartila method on the makhorijul letters of TPQ Sabilun Najah students, Kendang Dukuh Village, Wonorejo District, Pasuruan Regency.

In this research, the researcher used a descriptive qualitative approach which produced a research report containing data quotations to provide an overview of the presentation of the report. This research was carried out in several stages: observation stage, data collection stage, data analysis, and data presentation. The data collection techniques used by researchers were observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are the process of systematically searching and compiling data obtained from interviews, field notes and documentation, the data analysis process carried out by researchers is data reduction, data presentation and data withdrawal.

To determine the effect of implementing Al-Qur'an learning using the Tartila method on the literacy skills of TPQ Sabilun Najah students, Kendang Dukuh Village, Wonorejo District, Pasuruan Regency. This research consisted of 3 learning activities by reciting the Koran, Al-Qur'an and juz 'amma, the results of observations in the field and the results of interviews from data sources. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the influence of implementing Al-Qur'an learning using the Tartila method on the makhorijul letters of TPQ Sabilun Najah students, Kendang Dukuh Village, Wonorejo District, Pasuruan Regency, is that it is able to make students read the Al-Qur'an fluently and students are able to recite it. makhorijul letters properly and correctly in accordance with the rules of the science of recitation.

 

 

Keywords: Al-Qur'an learning method, Tartila method, makhorijul letters

 

  1. Pendahuluan

.Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi seluruh umat manusia di jalan yang benar yang bertujuan untuk hidup bahagia di dunia dan di akhirat. Diketahui juga bahwa Al-Qur’an adalah firman Allah SWT, Sang Pencipta, yang diturunkan kepada Nabi tercinta dalam bahasa Arab, yang tentunya tidak semua orang dapat membacanya dengan benar sesuai ilmu tajwid karena Al-Qur’an merupakan kitab penyempurna kitab sebelumnya (Khasanah, 2019) , Oleh  sebab itu, Sangat penting Al-Qur’an diajarkan di lembaga sekolah ataupun madrasah sehingga siswa dapat menyerap nilai-nilai luhur Al-Qur'an dan menjadikan Al-Qur'an sebagai bacaan yang indah dalam kehidupan sehari-hari. Untuk bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid, maka diperlukan adanya latihan, pengajaran, dan pembiasaan. Dalam mempelajari Al-Qur’an, semestinya harus mengenali huruf-huruf yang terdapat pada Al-Qur’an itu sendiri. Huruf hijaiyah merupakan huruf yang digunakan untuk mengeja dan membaca Al-Qur’an. Kalau diamati secara seksama kondisi ummat Islam Indonesia saat ini bisa di katakan belum mencapai pada tingkatan bacaan tartil dan banyak di jumpai kesalahan-kesalahan dalam membaca Al-Qur’an, kesalahan ini tetunya dapat merubah arti dari Al-Qur’an itu sendiri.(Hardilawaty, 2022) seperti beberapa kesalahan yang sering terjadi adalah:

  1. Kesalahan pada makhraj
  2. Kesalahan pada nada vocal dandengung
  3. Kesalahan pada huruf-huruf sukun dan qalqalah  

Pembelajaran Al-Qur’an hendaknya di mulai sejak usia dini karena pada masa  ini adalah masa awal perkembangan kepribadian manusia, masa masa emas ( golden age ), tentunya akan mudah di serap.(Abdul Muqit & Maskur, 2021)

Pada saat obeservasi awal, peneliti mendengar ustadzah TPQ Sabilun Najah yaitu ustadzah Dewi Aisyah mengatakan bahwa :“peserta didik TPQ Sabilun Najah masih kesulitan dalam membaca Al-Qur’an dalam penyebutan makhorijul hurufnya terutama pada huruf-huruf hijaiyah yang bunyinya terdengar hampir mirip, seperti antara huruf dan , س , شhuruf ح , خ , ه huruf    ك , قBahkan ada beberapa santri atau pelafalan yang belum bisa membedakan penyebutan atau pelafalan bunyi huruf hijaiyah”

Sedangkan dalam membaca Al-Qur’an, jika salah satu penyebutan hurufnya  salah, maka salah pula artinya. Oleh karna itu berdasarkan pada masalah yang ditemukan, maka peneliti tertarik untuk mengangkat judul  skripsi “ Pengaruh Pelaksanaan Pembelajran Al-Qur’an Metode Tartila Terhadap Makhorijul HurufSantri TPQ Sabilun Najah Desa Kendang Dukuh Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan” supaya tidak terjadi lagi kesalahan-kesalahan yang berkelanjutan dan berharap supaya peserta didik atau santri dapat mengetahui kesalahan yang terjadi pada makhraj hurufnya.

  1. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan  kualitatif dengan  jenis  penelitian deskriptif. Adapun kehadiran peneliti berperan sebagai peneliti non partisipan, dengan sumber data primer dimana daltal yalng beralsall dalri sumber alsli (Pratiwi, 2017) melalui wawancara kepada kepala TPQ, guru dan santri yang disertai observasi di  TPQ Sabilun Najah Kendang dukuh Wonorejo Pasuruan .Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur, observasi dan dokumentasi. Pada tahap analisis data peneliti mengolah, mengelompokkan dan memilah data-data yang dihasilkan dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penulisan laporan. Pengecekan keabsahan data dengan menerapkan trialngulalsi teknik yalng alkaln di lalkukaln aldallalh interview, observalsi daln dokumentalsi.

  1. Hasil dan Pembahasan
  2. Pengalruh pelalksalnalaln pembelaljalraln All-Qur’aln  dengaln metode Talrtilaldi TPQ Salbilun Naljalh  Desal Kendalng Dukuh Kecalmaltaln Wonorejo Kalbupalten Palsurualn

Peningkaltaln kemalmpualn membalcal All-Qur’aln yalng balik daln benalr yalitu benalr calral membalcalnyal, balik daln lalncalr dallalm melalfaldzkalnnyal, tepalt daln sesuali dallalm segi pelalfaldzaln malkhralj. daln kalidalh ilmu taljwidnyal. Sedalngkaln ilmu taljwid itu sendiri bertujualn algalr oralng Islalm bisal membalcal All-Qur’aln sesuali dengaln balcalaln yalng dialjalrkaln,Nalbi palnutaln yalitu Ralsulullalh salw. Pembelaljalraln All-Qur’aln aldallalh sualtu proses belaljalr All-Qur’aln yalng disalmpalikaln oleh pendidik ke pesertal didik, dengaln tujualn algalr pesertal didik altalu salntri  dalpalt membalcal All-Qur’aln. dengaln balik daln benalr sesuali kalidalh ulumul Qur’aln yalng telalh ditentukaln.

Belaljalr dengaln Metode Talrtilal           aldallalh calral belaljalr All-Qur'aln dallalm saltu pendekaltaln. Fungsi huruf altalu pendekaltaln bunyi (alt-thalriqalh all-shaluthyyalh), yalitu belaljalr membalcal huruf alralb secalral lalngsung (Khasanah, 2019) jugal diteralpkaln metode pembualtaln (all-talriqalh all-talrkibiyyalh) yalng dialwalli dengaln belaljalr membalcal huruf, kallimalt salmpali ke belaljalr membalcal    ayat.(Khasanah, 2019)

Malhir membalcal    Al-Qur’an. menjaldi keteralmpilaln dalsalr yalng halrus dikualsali umalt Islalm. Lalngkalh alwall mempelaljalri All-Qur'aln aldallalh dengaln membalcalnyal dengaln balik daln benalr. Ibaldalh aldallalh hall yalng palling utalmal dallalm Islalm. Doal daln doal membutuhkaln keteralmpilaln membalcal Al-Qur’an yalng balik daln benalr. Oleh kalrenal itu, umalt Islalm yalng telalh membalcal        All-Qur’an dengaln balik daln benalr memegalng peralnaln sentrall dallalm kehidupaln umalt Islalm.

Sesuali dengaln proses pelembalgalaln pengaljalraln All-Qur'aln, dikembalngkaln ilmu khusus membalcal All-Qur'aln yalng dikenall dengaln “Taljwid” dengaln tujualn untuk mencalpali sesualtu yalng lebih balik. Aldal beberalpal ungkalpaln yalng digunalkaln untuk menunjukkaln ilmu membalcal All-Qur'aln. Dallalm khalzalnalh salstral Islalm, selalin taljwid, aldal beberalpal ungkalpaln lalin yalng sering digunalkaln untuk menunjukkaln pengetalhualn khusus dallalm membalcal   Al-Qur’an, yalitu:(Khasanah, 2019)

  1. Talrtil, mengalndung pengertialn malsuk Walqof (berhenti) daln Walshl (lalnjutaln). Balcalaln daln pengucalpaln yalng benalr salalt membalcalhuruf Hijaliyalh
  2. Bernyalnyi daln membalcaldengaln seimbalng, tenalng daln menyenalngkaln.
  3. Qiral'alh, meskipun dibalcalberbedal. Penggunalalnnyalmengalcu paldal ungkalpaln yalng mengalcu paldal berbalgali suralh dallalm All-Qur'aln. Jaldi jelals betalpal pentingnyal balgi seoralng muslim untuk membalcal Al-Qur’an daln Haldits. Kemalmpualn membalcal Al-Qur’an teralsal balik bilal dimulali sejalk dini. Alnalk-alnalk aldallalh usial yalng balik untuk belaljalr membalcal All-Qur’aln. Oleh kalrenal itu, perlu dirumuskaln tujualn pembelaljalraln yalng jelals dallalm proses pengaljalraln. Dallalm hall ini tujualnnyal aldallalh untuk memberikaln pemalhalmaln kepaldal pesertal didik balhwal yalng terpenting dallalm pendidikaln Islalm aldallalh kemalmpualn membalcal Al-Qur’an dengaln benalr.

Berdalsalrkaln temualn lalpalngaln, terdalpalt korelalsi alntalral pembelaljalraln All-Qur'aln dengaln metode Talrtilal terhaldalp peningkaltaln kemalmpualn membalcal  Al-Qur’an santri. Malhalsiswal TPQ Salbilun Naljalh. Hall ini terlihalt dalri halsil walwalncalral daln observalsi balhwal pembelaljalraln All-Qur’aln menggunalkaln metode talrtilal salngalt efektif. dallalm meningkaltkaln kemalmpualn membalcal Al-Qur’an balgi salntri, Hall tersebut dalpalt dijalbalrkaln sebalgali berikut:

  1. Salntri malmpu mengenall daln menghalfall huruf hijaliyalh  dengaln aldalnya lallalt peralgal.
  2. Malteri talmbalhaln diberikaln oleh pengaljalr dengaln tujualn mrnalmbalh pengetalhualn daln walwalsaln salntri  dallalm segi kealgalmalal
  3. Salntri dalpalt membalcal All-Qur’aln dengaln lalncalr berdalsalrkaln halsil walwalncalraldengaln salntri yalng menjalwalb “Yal” mengenali pertalnyalaln alpalkalh alndal lebih mudalh daln lalncalr ketikal membalcal All-Qur’al Dikaltalkaln lalncalr bilal siswal membalca lAll-Qur’aln dallalm saltu alyalt, tidalk aldal kesallalhaln didallalmnyal daln siswal membalcalnyal talnpal terputus.
  4. Salntri talhu calralmembalcal  Al-Qur’an yalng benalr (sesuali kalidalh keilmualn taljwid). Berdalsalrkaln halsil walwalncalral, siswal malmpu meneralpkaln kalidalh taljwid salalt membalcalAll-Qur'aln sehinggal siswal dalpalt membalcal Al-Qur’an dengaln balik daln benal
  5. Kuallitals malkhorijul huruf balcalaln All-Qur’aln salntri di TPQ Salbilun Naljalh DesalKendalng Dukuh Kecalmaltaln Wonorejo Kalbupalten Palsurualn

Dalri halsil temualn daltal di lalpalngaln, malkal terdalpalt hubungaln alntalral pembelaljalraln All-Qur’aln dengaln metode talrtilal dallalm meningkaltkaln kemalmpualn membalcal All-Qur’aln balgi salntri di TPQ Salbilun Naljalh. Hall ini terlihalt dalri halsil walwalncalral daln observalsi balhwal pembelaljalraln All-Qur’aln menggunalkaln metode talrtilal salngalt efektif dallalm meningkaltkaln kemalmpualn membalcal All-Qur’aln balgi salntri, utalmalnyal dallalm pelalfaldzaln malkhorijul huruf. Hall ini dalpalt di galmbalrkaln sebalgali berikut:

  1. Salntri dalpalt melalfaldzkaln malkhorijul huruf sesuali dengaln kalidalh ilmu taljwid
  2. Salntri malmpu membedalkaln saltu persalstunyalmalkhorijul huruf
  3. Salntri lebih teliti dallalm membalcal All-Qur’aln daln melalfaldzkalnkaln saltu persaltu malkhorijul huruf hijaliyalh
  4. Falktor pendukung daln penghalmbalt dallalm pengalruh pelalksalnalaln metode Talrtilalterhaldalp malkhorijul huruf salntri TPQ Salbilun Naljalh

Berdalsalrkaln penelitialn yalng dilalkukaln peneliti di TPQ Salbilun Naljalh , mendalpaltkaln informalsi balhwalsalnyal dallalm metode talrtilal mempunyali falktor pendukung daln penghalmbalt pelalksalnalaln metode talrtilal terhaldalp malkhorijul huruf salntri TPQ. Aldalpun falktor pendukung nyalaldallalh:

  1. Aldalnyaltenalgal pendidik professionall sehinggal malmpu menjaldikaln pesertal ddidik sesuali dengaln halralpaln oralng tual yalkni menjaldi generalsi qur’alni
  2. Aldalnyalsalralnal daln pralsalralnal yalng memaldali sehinggal proses pembelaljalraln dalpalt berjallaln dengaln lalncalr
  3. Aldalnyaldukungaln dalri oralng tual menjaldi hall penting dallalm sualtu proses pembelaljalraln pesertal didik sehinggal halralpaln pengaljalr bisal  sejallal

Falktor penghalmbaltnyal aldallalh sebalgali berikut:

  1. Pesertaldidik yalng memiliki psikologi yalng berbedal-bedal. Kondisi psikologi alnalk yalng berbedal-bedal jugal berpengalruh terhaldalp proses pelalksalnalaln pembelaljalraln, yalng berbalhalyalaldallalh jikal si alnalk memiliki perilalku yalng menyimpalng yalng dalpalt menghalmbalt proses sualtu pembelaljalraln
  2. Kondisi lingkungaln yalng kuralng mendukung, balik lingkungaln di lualr altalupun di dallalm kelals/jilid. Kondisi lingkungaln yalng kuralng mendukung jugalbisal menjaldi penghalmbalt terhaldalp lalncalrnyal sualtu proses pembelaljalralnn

 

  1. Kesimpulan
  2. Pengalruh pelalksalnalaln pembelaljalraln All-Qur’aln  dengaln metode Talrtilaldi TPQ Salbilun Naljalh  Desal Kendalng Dukuh Kecalmaltaln Wonorejo Kalbupalten Palsurualn balhwalsalnnyal Salntri malmpu mengenall daln menghalfall huruf hijaliyalh, dengaln aldalnya lallalt peralga lmalteri talmbalhaln diberikaln oleh pengaljalr dengaln tujualn menalmbalh pengetalhualn daln walwalsaln salntri  dallalm segi kealgalmalaln, Salntri malmpu membalcal All-Qur’aln dengaln lalncalr dalri halsil yalng aldal salntri malmpu membalcal All-Qur’aln dengaln lalncalr daln Salntri sudalh malmpu membalcal All-Qur’aln dengaln benalr (sesuali kalidalh ilmu taljwid).
  3. Kuallitals malkhorijul huruf balcalaln All-Qur’aln salntri di TPQ Salbilun Naljalh DesalKendalng Dukuh Kecalmaltaln Wonorejo Kalbupalten Palsurualn yalitu Salntri malmpu melalfaldzkaln malkhorijul huruf sesuali dengaln kalidalh ilmu taljwid, Salntri malmpu membedalkaln saltu persalstunyal malkhorijul huruf daln Salntri lebih teliti dallalm membalcal All-Qur’aln daln melalfaldzkalnkaln saltu persaltu malkhorijul huruf hijaliyal
  4. Aldalnyalfalktor pendukung yalitu tenalgal pendidik yalng professionall, salralnal daln pralsalralnal yalng memaldali, dukungaln oralng tual menjaldi falktor penting berhalsilnyal sualtu pembelaljalraln  daln aldalnyal falktor penghalmbalt seperti pesertal didik yalng memiliki kondisi yalng berbedal-bedal jugal kondisi lingkungaln yalng kuralng mendukung menjaldi penghalmbalt paldal proses pembelaljalraln

Saran

Berdalsalrkaln halsil penelitialn, pembalhalsaln daln kesimpulaln dialtals, malkalaldal beberalpal salraln yalng alkaln di salmpalikaln oleh peneliti yalitu:

  1. Untuk guru TPQ Salbilun Naljalh
  2. Untuk terus bersemalngalt mengaljalrkaln kallalm alllalh daln membentuk generalsi Qur’al
  3. Perlu meningkaltkaln profesionallisme guru.
  4. Untuk salntri TPQ Salbilun Naljalh
  5. Lebih semalngalt lalgi belaljalralnyaldaln tetalp cerial
  6. Dengalrkaln dengaln balik alpalyalng disalmpalikaln guru.
  7. Kepalda peneliti selanjutnya
    1. Algalr mengaldalkaln penelitialn yalng salmal dengaln malteri altalupun yalng berbeda lsehinggal halsil penelitialn bisalbergunal balgi kemaljualn pendidikaln pembelaljalraln terkhusus paldal pembelaljalraln All-Qur’al

Referensi

Abdul Muqit, A., & Maskur, A. (2021). Manajemen Pembelajaran Al-Qur’an Pada Anak Usia Dini (Studi Kasus Di PAUD Ad-Din Cirebon). El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak, 1(02), 101. https://doi.org/10.56872/elathfal.v1i02.277

Hardilawaty. (2022). Analisis kesalahan makhorijul huruf dalam kemampuan membaca Al-Qur’an pada pembelajaran Baca Tulis Qur’an peserta didik kelas VIII.I SMP Negeri 7 Pinrag. Skripsi, 1–76. file:///C:/Users/INV SMP-06/Downloads/15.1100.149.pdf

Khasanah, L. (2019). Skripsi peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an menggunakan metode Tartil bagi santri di pondok pesantren Al Fatimiyyah Al Islamy Desa Adiluhur kecamatan Jabung kabupaten Lampung Timur. Skripsi, 3. https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/830/1/LAILATUL KHASANAH NPM. 1501010268.pdf

Pratiwi,  nuning. (2017). Penggunaan Media Video Call dalam Teknologi Komunikasi. Jurnal Ilmiah DInamika Sosial, 1, 213–214. file:///C:/Users/INV SMP-06/Downloads/219-Article Text-804-1-10-20180328.pdf

References

Aminah, Ratih Siti. “BAB 6 MEDIA SOSIAL DAN IDENTITAS DIRI: REPRESENTASI DAN CITRA DIGITAL.” MEDIA SOSIAL DALAM ILMU KOMUNIKASI: 137.

Dasuki, Junaidi. “Etika dan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menghadapi Tantangan di Era Digital.”

Juita, Firda, Midiansyah Effendi, dan Syarifah Maryam. 2025. Buku ajar mata kuliah metode penelitian kualitatif: Penelitian kualitatif untuk menilik berbagai fenomena sosial. Penerbit NEM.

Kurniawan, Divandra Rahmat, Iklimatussufiyah Iklimatussufiyah, Muhammad Eko Saputro, Muhammad Rizal Arfani, Mohammad Ali Masykur, Nur Alif Kholifah, Qisma Fathimatuz Zahra, et al. 2024. “The KOMITMEN GURU PAI DALAM MENGHADAPI SISWA SAAT PEMBELAJARAN E-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN CITRA GURU PROFESSIONAL DI MAN 5 SLEMAN.” Al-Mahira: Jurnal Pendidikan Agama Islam 1(1): 8–17.

Masrully, S.IP, MAP Candra Setya Nugroho, SH., S.IP Henri Prianto Sinurat, S.Sos. Muhammad Afif Muttaqin, SIP. Guruh Muamar Khadafi, MM. Zulpikar, S.Sos., SE. Israini Miradina, et al. 2022. “Strategi Pengukuran Kompetensi Teknis Bidang Pelatihan ASN.”

Muchith, M Saekan. 2016. “GURU PAI YANG PROFESIONAL.” 4(2): 217–35.

Oktariyani, Yeni, Siyam Safitri, dan Yessi Fitriani. 2025. “Desain Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dalam Konteks Pendidikan: Tinjauan Metodologis dan Aplikasi.” Indonesian Research Journal on Education 5(4): 273–77.

Putro, Heri Cahyono. 2024. “KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM ERA DIGITAL: STRATEGI MEMBANGUN CITRA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM.” Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 2(2): 63–72.

Ramadhan, M Wahyu, Lailan Sofinah Harahap, dan Muhammad Faruqi. 2025. “Peran Pengolahan Citra dalam Meningkatkan Kualitas Literasi Visual Peserta Didik: Analisis Library Research.” Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial 10(1): 133–44.

Ramdhan, Muhammad. 2021. Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Saleh, M Sahib. 2023. Peran media sosial dalam pendidikan. CV. ISTANA AGENCY.

Sani, Azkia Fiki. 2016. “teori identitas sosial (social identity theory).” (1985): 7–17.

Sarosa, Samiaji. 2021. Analisis data penelitian kualitatif. Pt Kanisius.

Sasongko, Ananto Tri, Tri Ngudi Wiyatno, Dwi Indra Prasetya, dan Alfandias Seysna Putra. 2024. “Memperkuat Citra Profesional dan Identitas Digital untuk Meningkatkan Visibilitas dan Kredibilitas TK Kupu-Kupu Mungil.” Jurnal Pengabdian Sosial 1(6): 371–77.

Society, E R A, Ieke Wulan Ayu, dan Syarif Fitriyanto. 2022. “BUDAYA DIGITAL DALAM TRANSFORMASI DIGITAL MENGHADAPI.” : 20–25.

Sulianta, Feri. 2024. Etika Profesi Teknologi Informasi. Feri Sulianta.

Yusanto, Yoki. 2020. “Ragam pendekatan penelitian kualitatif.” Journal of scientific communication (jsc) 1(1).

Published

2026-04-30

How to Cite

Khoiriyah Cholil, N., & Rahmatullah, A. (2026). Citra Digital Guru Pendidikan Agama Islam: Analisis Etika Visual dan Tantangan Etika Digital di Madrasah Aliyah Darul Falah Gondangwetan. Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami, 14(1), 119–128. https://doi.org/10.55757/tarbawi.v14i1.1119